Sponsored Content
Ditutup Sementara, Bali Safari Tetap Rawat Satwa dengan Baik
Meski ditutup sementara, Bali Safari Park tetap memegang komitmennya dalam merawat satwa.
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Meski ditutup sementara untuk mengikuti imbauan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Bali Safari Park tetap memegang komitmennya dalam merawat satwa.
Seperti diketahui, Bali Safari Park ditutup sementara sejak 23 Maret 2020 lalu hingga batas waktu yang ditentukan kemudian.
Selama itu pula, kami manajemen Bali Safari mengakui tak ada pemasukan dari penjualan tiket pengunjung seperti biasa.
Kendati begitu, perawatan dan pemeliharaan satwa-satwa tetap menjadi prioritas utama, mengingat peran Bali Safari sebagai Lembaga Konservasi di bawah Taman Safari Indonesia (TSI) Group.
• 16 Tahun Bekerja di Kapal Pesiar, Mahendra Beri Tips agar Karier Cemerlang
• Perbekel Taro Gianyar Turun Langsung, Temukan 200 Data KK Miskin Tercecer Saat Jajaki 14 Banjar
• Ramalan Zodiak 29 April 2020, Cancer Kendalikan Emosi, Scorpio Luangkanlah Waktu untuk Beristirahat
Para keeper (perawatsatwa), tim medis, dan kurator tetap bekerja disesuaikan dengan prosedur tanggap COVID-19.
Mereka diwajibkan mengenakan masker kain (yang dibuat sendiri oleh Bali Safari), dan menjaga kebersihan (mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer) saat berada di area Bali Safari.
Kami juga rutin menyemprotkan cairan disinfektan di area Bali Safari.
“Biaya perawatan dan pemeliharaan satwa Bali Safari selama penutupan sementara ini masih dapat ditanggung oleh manajemen Bali Safari,” ujar Thomas Colbert, General Manager Bali Safari Park.
Kendati demikian, Bali Safari Bersama unit-unit TSI Group lainnya (Taman Safari Bogor, Taman Safari Prigen, Batang Dolphins Center) sangat terbuka dengan bantuan atau donasi dari seluruh lapisan masyarakat yang ingin membantu program konservasi satwa.
Oleh karena itulah, kami mengadakan program #kitacintasatwa.
Jadi, seluruh unit TSI Group memfasilitasi masyarakat yang ingin tetap berhubungan dengan satwa-satwa yang disayanginya dengan berdonasi sekaligus menjadi orang tua asuh satwa.
Program donasi ini sudah dibuka secara resmi sejak pertengahan April 2020 lalu di akun Instagram @balisafari.
Donasi ini dibuka melalui transfer ke nomer rekening 6801777811 (BCA) atas nama PT Taman Safari Indonesia.
Sebagian besar masyarakat menyambut baik #kitacintasatwatersebut, dengan berbagai motivasi.
Salah satunya adalah bisa mengobati kerinduan mereka terhadap satwa-satwa di TSI Group, termasuk Bali Safari.
Program #kitacintasatwa ini akan terus berlangsung selama penutupan sementara akibat COVID-19.
“Donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan semata-mata untuk membantu biaya perawatan dan pemeliharaan satwa-satwa di Bali Safari dan TSI Group, termasuk pemberian pakan, kebutuhan medis, serta kesejahteraan satwa,” tutur Thomas Colbert.
Selain itu, untuk mengobati kerinduan masyarakat terhadap satwa, Bali Safari juga meluncurkan program virtual zoo di Facebook dan Instagram official; Bali Safari Park.
Di sini ditayangkan berbagai aktivitas dan interaksi satwa yang ada di Bali Safari.
Dengan begitu, warganet bisa tetap keep in touch dengan satwa dan tahu banyak tentang perawatan satwa yang dilakukan di Bali Safari.
Sama halnya dengan seluruh lapisan masyarakat, Bali Safari berharap pandemi Corona ini bisa segera usai dan aktivitas kembali normal.
Dengan begitu, Bali Safari pun dapat dibuka kembali serta memainkan perannya sebagai lembaga konservasi, edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.
Jadi, tetap jaga kesehatan, #dirumahaja, dan #kitacintasatwa. (fjr/tsi)
Tentang Bali Safari Park
Bali Safari Park merupakan unit dari Taman Safari Indonesia (TSI) Group yang berdirisejaktahun 2007.
Berlokasi di Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.
Bali Safari Park dihuni oleh lebih dari 100 spesies satwa nan eskotik dan menawan.
Bali Safari Park bukan sekadar tempat rekreasi keluarga, tapi juga lembaga konservasi yang fokus menyelamatkan satwa-satwa langka.
Hanya di Bali Safari Park, konservasi satwa menyatu padu dengan budaya khas Bali yang cukup kental.
Pengunjung akan dimanjakan dengan aneka ornamen khas Bali ditambah dengan ragam satwa dari berbagai belahan dunia.
Tak heran, Bali Safari Park menjadi tempat rekreasi, edukasi, dan konservasi terfavorit bagi turis asing serta lokal di Pulau Dewata.
Ditambah dengan hadirnya Mara River Safari Lodge, pengunjung akan diajak menginap di resort berkelas dunia dengan panorama alam yang mengagumkan.
Bali Safari Park
Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra km 19,8
Serongga, Kec. Gianyar
KabupatenGianyar
Bali 80551
Telp: (0361) 950000
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ditutup-sementara-bali-safari-tetap-rawat-satwa-dengan-baik.jpg)