Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Program Subsidi Kredit PMI Ringankan Warga Bekerja Keluar Negeri, Bupati Jembrana: Jaga Sikap

program subsidi kredit PMI hadir untuk membantu masyarakat agar tidak kesulitan mencari biaya saat akan bekerja ke luar negeri. 

Tayang:
Istimewa
Pelepasan Ratusan Calon Pekerja Migran (CPMI) dan Calon Peserta Pemagangan Luar Negeri (CPPLN) - Program Subsidi Kredit PMI Ringankan Warga Bekerja Keluar Negeri, Bupati Jembrana: Jaga Sikap 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Ratusan Calon Pekerja Migran (CPMI) dan Calon Peserta Pemagangan Luar Negeri (CPPLN) diberangkatkan melalui program subsidi kredit PMI yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Jembrana

Program ini tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri dan merasa sangat terbantu. 

Pelepasan keberangkatan mereka dengan negara tujuan seperti Benua Eropa, Amerika hingga kawasan Uni Emirat Arab diiringi suasana haru dan penuh kebahagiaan bagi ratusan peserta tersebut. 

Total ada 456 orang CPMI dan CPPLN dari 17 LPK yang di Jembrana, Bali. 

Baca juga: PMI Jembrana Dilaporkan ke Aparat Setempat, PJW Jalani Pra Peradilan di Amerika Serikat 

Mereka terbagi ke dalam tiga sektor berbeda mulai dari Hospitality (Perhotelan), Program Bahasa Jepang dan Spa Therapis.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menekankan, program subsidi kredit PMI hadir untuk membantu masyarakat agar tidak kesulitan mencari biaya saat akan bekerja ke luar negeri. 

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat bisa berangkat secara aman, resmi, dan tidak terbebani pinjaman berbunga tinggi.

"Program ini kami hadirkan supaya masyarakat lebih ringan dalam mempersiapkan keberangkatan. Jangan sampai niat bekerja demi masa depan malah terbebani masalah biaya," ujar Bupati usai melepas calon penyumbang devisa tersebut.

Kendati belum optimal sepenuhnya, dirinya berkomitmen untuk terus berupaya memperbaiki program ini, sehingga betul-betul program ini dirasakan oleh masyarakat Jembrana bahkan nantinya bisa diadopsi oleh daerah lainnya yang ada di Bali

"Astungkara tadi kita juga sudah vidcon dengan PMI yang ada di luar negeri dan mereka berhasil bekerja lewat program subsidi kredit PMI. Yang ada hari ini, semuanya sedang berproses untuk memperoleh program tersebut, astungkara semuanya bisa terserap," ungkap Bupati asal Desa Pangyangan, Pekutatan itu.

Bupati Kembang menilai peluang kerja di luar negeri masih sangat terbuka, terutama bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemauan belajar tinggi. 

Karena itu, para CPMI diminta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Bupati juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik daerah selama bekerja di luar negeri. 

Disiplin, etika, dan tanggung jawab disebut menjadi modal penting untuk bisa sukses di negeri orang.

"Tunjukkan kalau tenaga kerja asal Jembrana punya kualitas dan mampu bersaing. Bekerja dengan baik, jaga sikap, dan pulang nanti harus membawa pengalaman serta keberhasilan," pesannya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved