Satu Kena, 27 Dosen Poltek Jembrana Rapid Test Massal

Seorang dosen di Jembrana diketahui hasil rapid testnya positif ketika dicek di Yogya, hingga akhirnya diisolasi di Kota Gudeg tersebut.

Pixabay
Ilustrasi corona 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seorang dosen di Poltek KP Pengambengan, Negara, Jembrana harus menjalani isolasi di Yogyakarta setelah hasil rapid testnya positif.

Buntutnya, 27 dosen di Poltek KP Pengambengan harus juga dilakukan rapid test.

Sebab, sang dosen itu sering pulang pergi Bali-Yogya selama masa pandemi Covid- 19. Sehingga banyak melakukan kontak dengan lingkungan di kampus.

Sang dosen diketahui hasil rapid testnya positif ketika dicek di Yogya, hingga akhirnya diisolasi di Kota Gudeg tersebut.

"Tidak di sini karena rapid test dilaksanakan di Yogya. Karena sempat kontak dengan beberapa dosen lainnya sehingga beberapa dosen harus di tes," jelas Humas Gugus Tugas Covid- 19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Selasa (28/4/2020).

Rapid test massal terhadap 27 dosen Poltek Pengambengan itu dilakukan pada Senin (27/4/2020).

Pada rapid test pertama itu, semua hasilnya negatif. Mereka akan menjalani rapid test kedua sesuai prosedur, harus dua kali rapid test untuk meyakinkan.

"Hasilnya semua negatif. Tapi, tetap harus menunggu lagi sekali rapid test. Ketika negatif semua di rapid test kedua, maka tidak dilakukan perawatan di RSU Negara," jelasnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved