Sponsored Content

Peserta JKN-KIS Kini Dapat Konsultasi dengan Dokter Secara Digital

Imbauan pemerintah untuk tetap diam di rumah dan menjalankan physical distancing atau menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya

shutterstock
Kartu BPJS Kesehatan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Melawan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19) seperti sekarang ini menjadi kewajiban dari setiap warga negara.

Imbauan pemerintah untuk tetap diam di rumah dan menjalankan physical distancing atau menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah menerapkan protokol physical distancing dengan memberikan pelayanan terbatas di kantor cabang dan mengedepankan administrasi secara digital yaitu penggunaan aplikasi Mobile JKN atau menghubungi Call Center 1500400.

Mobile JKN yang memiliki slogan “Semua Dalam Genggaman” ini, merupakan aplikasi yang dapat digunakan oleh peserta dalam pengurusan administrasi JKN-KIS secara digital.

8 Daerah di Indonesia Ini Terjadi Transmisi Lokal Virus Corona, Salah Satunya Bali

6 Tips Cegah Kecemasan, Ketakutan, dan Kepanikan di Masa Pandemi Covid-19

Buah-buahan yang Baik Dikonsumsi untuk Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa

Mulai dari informasi, perubahan data, kartu digital hingga antrian elektronik pun dapat diakses dalam satu genggaman.

 Kini pada aplikasi mobile JKN memiliki tambahan fitur yang sangat mendukung himbauan pemerintah di tengah pandemi seperti sekarang yaitu fitur Konsultasi Dokter.

Konsultasi Dokter adalah sarana komunikasi antara dokter dengan pasien melalui aplikasi mobile JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Muhammad Ali mengatakan dengan adanya fitur Konsultasi Dokter, diharapkan akan semakin mempermudah peserta JKN-KIS dan dokter itu sendiri.

“Apabila ada peserta mengalami gejala penyakit atau keluhan, peserta tersebut dapat konsultasi langsung melalui chatting pada fitur Konsultasi Dokter sebelum memutuskan untuk datang langsung ke klinik,” Ujar Ali.

Ali menambahkan dengan adanya fitur ini, dokter dapat memberikan edukasi kepada peserta tanpa melakukan tatap muka secara langsung serta dapat mengarahkan pasien tersebut apakah harus datang untuk mendapatkan pemeriksaan medis ke klinik atau tidak, hal ini tentu saja sangat praktis dan sejalan dengan himbauan physical distancing.

Salah seorang dokter pada Klinik Putu Parwata dr. Komang Arya, S. Ked berpendapat dengan adanya fitur Konsultasi Dokter akan semakin menciptakan hubungan yang harmonis antara dokter dan pasien.

“Dengan adanya Konsultasi Dokter diharapkan dapat meningkatkan kenyaman pasien dan mengurangi jumlah kunjungan langsung ke klinik,” ucap Arya.

Arya berharap semoga fitur Konsultasi Dokter ini akan semakin disosialisasikan kepada peserta dan semoga semakin banyak pula pasien yang mengakses fitur Konsultasi Dokter dalam aplikasi Mobile JKN sebagai penanganan awal apabila mengalami gejala penyakit dan memerlukan informasi medis. (*)

Editor: Wema Satya Dinata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved