Corona di Bali

Beli Beras 11 Ton ke Petani di Bali yang Terdampak Covid-19, Maharani Viral di Media Sosial

Wanita berparas ayu itu tengah viral di media sosial setelah membeli hasil panen padi sebanyak 11 ton kepada petani di Mengwitani Kabupaten Badung

Istimewa
Kadek Maharani Kemala Dewi saat membeli gabah di petani 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebagian besar masyarakat begitu merasakan dampak dari adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sejak penyakit tersebut pertama kali merebak di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), sudah cukup menganggu perekonomian masyarakat di Bali.

Kini di tengah pendemi Covid-19, sudah banyak yang membantu masyarakat yang turut terdampak, satu diantaranya adalah Kadek Maharani Kemala Dewi (32).

Wanita berparas ayu itu tengah viral di media sosial setelah membeli hasil panen padi sebanyak 11 ton kepada petani di Mengwitani Kabupaten Badung.

Diduga Akibat Kena PHK Massal, Buruh Pabrik Ini Nekat Bunuh Diri

Kebakaran Toko Elektronik di Bypass Ir.Soekarno Tabanan, Kerugian Ditaksir Rp 300 Juta

375 WNI ABK MV Carnival Splendor dari Australia tiba di Tanjung Priok, 190 Diantaranya Asal Bali

Tak hanya sekadar membeli ke petani, hasil panen padi tersebut kemudian ia olah menjadi beras dan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Maharani mengatakan, upaya yang dilakukannya itu semata-mata hanya untuk membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

"Ini saya lakukan selain untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, juga agar para petani kita juga merasakannya. Agar mereka para buruh tani ini bisa terus menyambung hidup," dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Jum'at (1/5/2020).

Maharani yang ternyata Chief Executive Officer (CEO) Urban Company mengatakan, nantinya beras tersebut akan dibagikan dalam bentuk paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Saat turun langsung bertemu dengan buruh tani di Mengwitani, Badung, Maharani mendapatkan cerita betapa besar dampak dari pandemi ini.

"Kemarin Saya berbincang-bincang dengan buruh tani di Mengwitani. Salah satu dari mereka sebelumnya merupakan staff pekerja SPA di sebuah hotel yang sudah dua bulan dirumahkan. Mereka yang sebelumnya mendapatkan gaji bulanan, sekarang menjadi buruh tani yang hanya dibayar dengan beras. Walaupun cuma dibayar dengan beras, namun semangat mereka bekerja tak pernah menurun sedikit pun," ungkapnya.

Iapun mengucapkan terimakasih kepada para petani yang menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan negeri ini, tidak hanya selama pandemi berlangsung namun juga dalam setiap masa.

Karena rasa terima kasih itu pula, akhirnya Maharani memberdayakan petani dengan membeli 11 ton beras langsung dari petani lokal di Badung dan Tabanan.

"Nantinya ini akan dibagikan kepada para pekerja yang terkena PHK. Semoga bantuan ini bisa menjadi sedikit pelipur lara di tengah cobaan yang sedang mendera, dan semoga bermanfaat untuk mereka beserta keluarganya," tutup Maharani. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved