Didi Kempot Meninggal
Perjalanan Hidup Didi Kempot, Pernah Ngamen, Kerap Utang Makan Soto Hingga Jadi Penyanyi
Lahir dan besar dalam keluarga seniman di Solo, Jawa Tengah, Didi Kempot meniti karirnya mulai dari bawah sebagai penyanyi.
TRIBUN-BALI.COM - Penyanyi campursari yang dikenal dengan sebutan The Godfather Of Broken Heart, Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020) pukul 07.30 WIB.
Berita duka tersebut disampaikan salah satu kerabat Didi Kempot saat dihubungi KompasTV, Selasa pagi.
Kerabat dekat Didi Kempot tersebut membenarkan kabar meninggal penyanyi campursari tersebut.
• Sebelum Meninggal, Didi Kempot Disebut Sibuk Berada di Studio Siapkan Lagu Baru dengan Yuni Shara
"Saat ini jenazah Didi Kempot masih ada di rumah sakit," kata kerabat dekat Didi Kempot dikutip dari KompasTV, Selasa pagi.
Ada banyak kisah perjalanan hidup Didi Kempot yang dapat kita petik.
Lahir dan besar dalam keluarga seniman di Solo, Jawa Tengah, Didi Kempot meniti karirnya mulai dari bawah sebagai penyanyi.
• BREAKING NEWS: Didi Kempot Meninggal di RS Kasih Ibu Solo Hari Ini
Bahkan, untuk bertahan hidup saja kala itu, Didi Kempot harus berjuang ekstra keras untuk mengumpulkan rupiah demi rupiah dengan mengamen di Jakarta.
Berikut ulasan lengkap kisah hidup penyanyi kondang Didi Kempot.
Didi Kempot kini sedang berada di puncak kariernya.
Sebelumnya, Didi Kempot sempat merasakan masa keemasannya di awal tahun 2000-an.
Namun, kemudian meredup dan muncul lagi di pertengahan tahun 2019.
Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah ini viral di media sosial.
Fenomena viralnya ini semakin didukung dengan lagu-lagunya yang begitu mendalam.
Berkat lagu-lagunya yang mayoritas bertemakan patah hati, Didi Kempot mampu menghipnotis para penggemarnya.
Penggemarnya justru kebanyakan datang dari para milenial.
Mereka yang usianya masih 20-an begitu heboh dengan lagu-lagu Didi Kempot yang begitu mengena di hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ribuan-sobat-ambyar-memadati-taman-blambangan.jpg)