Serba Serbi dirumahaja

Mengintip Aktivitas Guru, Apakah Cuma Tidur-Tiduran?

Mengapresiasi, misalnya guru dianggap makhluk super, dimana selama ini mampu mendidik dan mengasuh siswa di sekolah.

Istimewa
I Putu Yoga Purandina, M.Pd. (Dosen Jurusan Dharma Acarya, STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja) 

Oleh: I Putu Yoga Purandina, M.Pd. (Dosen Jurusan Dharma Acarya, STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja)

Akhir-akhir ini banyak yang menyoroti aktifitas atau kinerja guru selama pandemi Covid-19.

Ada yang mengapresiasi, ada juga yang mengkritisi, bahkan ada yang mencaci.

Mengapresiasi, misalnya guru dianggap makhluk super, dimana selama ini mampu mendidik dan mengasuh siswa di sekolah.

Setelah siswa ditemani oleh orang tuanya di rumah, banyak orang tua yang merasa keberatan dan sekaligus mengetahui sungguh beratnya pekerjaan seorang guru itu.

Yang mengkritisi yaitu ketika guru terlalu banyak memberikan tugas secara tidak terkontrol misalnya, atau malah sama sekali tidak melakukan apa-apa atau tidur tiduran.

Empat PDP di Buleleng Dinyatakan Sembuh, Hasil Swab 16 Warga Bondalem Belum Diterima

Kepala Perwakilan BI Bali Ingatkan Pentingnya Transaksi Non Tunai (QRIS) Ditengah Pandemi Corona

Sekali Jalan, Laboratorium FKIK Universitas Warmadewa Mampu Cek 40 Sampel Swab

 Untuk yang mencaci spertinya tidak elok saya beberkan di sini, tapi itu sah saja.

Profesi guru seungguhnya profesi yang sangat mulia, terlepas dari beberapa kasus oknum guru yang sangat tidak mencerminkan seorang guru.

 Misalnya tesangkut kasus pidana, atau kinerjanya yang buruk seperti malas mengajar, tidak mengajar secara maksimal atau hanya sekedar saja.

Memang banyak yang beranggapan guru hanya menikmati gajih buta, bahkan celakanya banyak orang mengganggap profesi guru itu sangatlah mudah. Siapa saja bisa jadi guru.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved