Wiki Bali

WIKI BALI - HYDRA Rilis Mini Album 'Evolution' Juni 2020 Mendatang, Rayakan Pendewasaan Karakter

HYDRA kembali berkiprah di industri musik tanah air dengan merilis mini album 'Evolution', Sabtu (20/6/2020) mendatang.

HYDRA
HYDRA 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - HYDRA, sebuah band yang terbentuk tahun 1999 pada bulan Agustus, kembali berkiprah di industri musik tanah air dengan merilis mini album 'Evolution', Sabtu (20/6/2020) mendatang.

Setelah berselang 17 tahun sejak HYDRA memutuskan untuk memisahkan diri di tahun 2003.

Tepat pada 10 Maret 2020 lalu, HYDRA memutuskan untuk kembali berkomunikasi dan menjalin hubungan karya tanpa ikatan dengan sempurna.

HYDRA mengalami pendewasaan karakter, baik dari para musisinya maupun karyanya.

Menu Nasi Lawar Gurita, Menu Istimewa dari Putu Reka yang Diperkenalkan Sejak Awal Mei 2020

Peternak Ikan ‘Menderita’, Pemkab Gianyar Borong Ikan Peternak

WIKI BALI - Komunitas Keluarga Madura Bali Bagikan 200 Paket Sembako

"Mini album ini dinamakan Evolution untuk merayakan dan menandakan perjalanan pendewasaan diri masing -masing personil yang membawa manfaat kembali ke dalam band khususnya dalam berkarya," tulis HYDRA dalam siaran pers.

Band HYDRA berkiprah mewarnai musik nasional dengan mengusung aliran Rock.

Bermula dari band festival menuju ke dapur rekaman nasional Indie Ten 2 kompilasi yang diproduksi dan diedarkan oleh Sony Music Indonesia.

HYDRA digawangi oleh Taofiq (vocal),  Zio (Bass), Deny (Drum), Wah (Keys) dan Wis (Guitar).

Mereka akan menyajikan karya mereka yang berbasis Rock dengan karakter yang jauh lebih orisinil dan kuat.

"Covid-19 bukan halangan untuk merelease sebuah karya dengan hasil recording yang optimal untuk HYDRA Evolution," lanjut HYDRA dalam siaran pers.

Recording session akan full di lakukan di rumah masing-masing selama penerapan Social Distancing ini dan dilakukan di dua daerah yang berbeda yaitu di Bali dan Yogyakarta.

Beberapa dari anggota HYDRA saat ini sudah menjalin hubungan karya dengan band mereka masing -masing yang terbentuk dalam proses evolusi perjalanan musik masing-masing.

Diantaranya Deny dan Zio yang sudah bersama Dialog Dini Hari, sebuah band Folk yang sangat di terima dengan baik oleh publik atas hasil karya mereka yang sangat membumi dan relevan.

Begitu juga dengan Wis yang sudah berkarya dengan The Eastbay, band yang sangat memiliki ciri khas Ska Punk yang sangat kuat.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved