Situasi Tak Mendukung, Rencana Pembangunan Ruang Kelas Baru di 10 Sekolah di Denpasar Ditunda

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar menyebutkan, penambahan ruang kelas baru (RKB) di 10 sekolah di Denpasar ditunda

Tribun Bali / Putu Supartika
(Foto ilustrasi. Tidak terkait berita) Orangtua beserta anaknya mendaftar sekolah di SDN 1 Sumerta Denpasar, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Wayan Gunawan menyebutkan, penambahan ruang kelas baru (RKB) di 10 sekolah di Denpasar ditunda.

“Rencananya tahun ini membangun ruang kelas baru di 10 sekolah. Itu sudah pasti tertunda,” ujar dia, Kamis (7/5/2020).

Awalnya, rencana pembangunan RKB akan direalisasikan tahun 2020 ini, namun mengingat situasi sedang tidak mendukung, rencana itu tertunda.

Adapun 10 sekolah tersebut, yakni SDN 1 Pedungan, SDN 14 Sesetan, SDN 2 Panjer, SDN 2 Serangan, SDN 5 Pedungan, SDN 24 Pemecutan, SDN 5 Ubung, SDN 26 Pemecutan, SDN 3 Pemecutan, dan SDN 1 Sumerta.

Dikatakan sebelumnya, pembangunan RKB di satu sekolah ini dianggarkan rata-rata sebesar Rp 3 - 4 miliar.

“Nah itu untuk pembangungan ruang kelas baru, sedangkan rencana rehab sekolah masih kami perjuangkan,” ungkap Gunawan.

Menurutnya, rencana rehabilitasi sekolah belum mendapat kepastian dari Bappeda terkait pendanaan.

“Masih mencoba memperjuangkan sekolah-sekolah yang perlu direhab, itu kan (jumlahnya) cukup banyak, seberapa nanti bisa diperjuangkan, itu lihat ke depan,” terangnya.

Sementara terkait pembangunan SMP negeri baru di Denpasar, Gunawan mengatakan sudah menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Saya dengar itu (pembangunan) tetap dilanjutkan. Yang ada di Dinas PUPR sekarang ini untuk pembangunan SMP lanjutan-lanjutan dari sekolah yang sudah mendapat dana dari tahun sebelumnya yang perlu dilanjutkan,” tandasnya.

Di sisi lain, Kepala Disdikpora Provinsi Bali IKN Boy Jayawibawa mengungkapkan pembangunan SMA/SMK negeri yang telah direncanakan sebelumnya tetap dilanjutkan.

“Tetap berlanjut, tapi untuk kepastian kapan berdirinya, saya masih tahap koordinasi,” tandasnya.

Adapun rencana pembangunan SMA/SMK negeri itu, antara lain SMAN 9 di Denpasar Timur, SMAN 10 di Denpasar Selatan, serta pembangunan SMK di Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem dan pembangunan SMA di Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.

(*)

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved