Bukan Salah Bunda Mengandung
Tiga hari lalu viral di medsos tayangan berita Tribunews.com mengenai meningkatnya kehamilan di Tasikmalaya Jawa Barat selama pandemi Covid-19.
Penulis: DionDBPutra | Editor: Eviera Paramita Sandi
Kata Yuyun data tersebut diperoleh dari Puskesmas, rumah sakit bersalin dan bidan-bidan praktik di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.
"Kebanyakan memang kehamilan terjadi pada perempuan usia muda. Terutama pasangan yang baru menikah," tambahnya.
Tentu tidak semua kehamilan di Tasikmalaya itu masuk kategori tak terduga atau tak diinginkan.
Kiranya banyak pasangan suami istri di sana yang berbahagia karena sang buah hati yang mereka rindukan akan
lahir pada waktunya.
Kendati tidak signifikan, tren kehamilan meningkat pada periode Januari-Maret 2020 pun terjadi di Nagekeo, satu di antara 22 kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tetangga dekat Bali.
Seperti dikutip dari Vox NTT, selama Januari hingga Maret tercatat 1.946 wanita di Nagekeo positif hamil. Pada periode yang sama tahun 2019 tercatat sebanyak 1.879 orang wanita hamil.
Bikin menggelitik justru data BKKBN Kabupaten Nagekeo.
Pada bulan Maret 2020, bertepatan dengan mulai terkuaknya kasus pasien positif Corona pertama di Indonesia, terjadi penurunan drastis penggunaan alat kontrasepsi.
Pandemi Covid-19 ditengarai turut membawa dampak lain bagi sejumlah Pasangan Usia Subur (PUS) serta realisasi penggunaan alat dan obat kontrasepsi.
“Selama pandemi Covid-19, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Nagekeo tak bisa melakukan sosialisasi kepada PUS karena adanya pemberlakuan aturan pembatasan sosial” kata Serly Nuwa, Sekretaris BKKBN Kabupaten Nagekeo, Kamis 30 April 2020.
Alat kontrasepsi praktis tak tersetuh. Pada Maret tahun 2020, BKKBN Nagekeo mencatat untuk alat kontrasepsi jenis Implant, dari 420 set yang disediakan hanya satu set yang digunakan.
Pil KB, dari 4.500 strip yang tersedia hanya hanya 558 strip yang digunakan.
Kondom dari 240 dos, hanya 1,5 lusin yang digunakan.
Suntikan, dari 4.180 vial, hanya 582 vial yang dipakai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-hamil_20170113_174934.jpg)