Breaking News:

BIN Deteksi Peretas Asal China, Begini Nasib Dokumen Penting Indonesia

Dalam kegiatannya, kelompok peretas Naikon melakukan peretasan terhadap data-data negara di Asia dan Pasifik.

Editor: Kander Turnip
Gambar oleh B_A dari Pixabay
Ilustrasi hacker 

Namun ternyata dalam surel tersebut terdapat alat serangan siber yang tak terlihat dan dikenal dengan nama Aria-body.

Peretas dapat menggunakan Aria-body untuk mengambil alih komputer dari jarak jauh.

Mereka dapat menyalin, menghapus, atau membuat file serta melakukan pencarian ekstensif data perangkat.

Aria-body memiliki kemampuan untuk menutupi jejaknya dan menghindari deteksi.

Sebuah perusahaan keamanan siber di Israel telah mengidentifikasi Aria-body sebagai senjata yang dipegang sekelompok peretas bernama Naikon.

Sebelumnya kelompok itu telah dilacak dan mengarah ke militer China.

Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan terus melakukan koordinasi dengan seluruh lembaga/kementerian di Indonesia menyusul adanya upaya peretasan yang dilakukan kelompok Peretas Naikon.

"Kerjasama dan koordinasi selalu dilakukan. BIN menjadi Ketua Kominpus (Komite Intelijen Pusat) yang mengkoordinasikan seluruh intelijen di berbagai kementerian/lembaga di Indonesia," ucap Wawan.

"Jadi setiap saat selalu melakukan koordinasi dan konsolidasi terkait hal-hal yang krusial," ujarnya.

Kementerian Luar Negeri RI meminta seluruh karyawan dan staf agar berhati-hati, terutama saat membuka pesan elektronik berupa surat elektronik alias email dan spam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved