Breaking News:

30 Ibu Hamil di Bali Meninggal dalam Empat Bulan Terakhir

Dinas Kesehatan Provinsi Bali menduga peningkatan angka kematian ibu hamil ini karena mereka mengalami stres

istock
Ilustrasi Ibu Hamil 

DENPASAR, TRIBUN-BALI.COM - Angka kematian ibu hamil di Provinsi Bali meningkat semenjak pandemi Covid-19. Dinas Kesehatan Provinsi Bali menduga peningkatan angka kematian ibu hamil ini karena banyak ibu hamil yang mengalami stres sehingga mengalami pendarahan dan akhirnya meninggal dunia.

"Tahun-tahun sebelumnya, rata-rata kematian ibu hamil di Bali 35 orang per tahun, artinya sekarang baru bulan Mei sudah 30 orang kan ada peningkatan," kata Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gisi Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Nyoman Wira Darma, Senin (11/5/2020).

Dari kasus yang terjadi, kasus terbanyak terjadi di Buleleng. Wira Darma mengungkap kemungkinan jumlah kematian ibu hamil di Bali ini akan terus meningkat.

Dia menduga, selain faktor ekonomi yang banyak menyebabkan masyarakat stres, diduga kematian ibu hamil meningkat di Bali disebabkan karena tenaga kesehatan yang biasanya menangani ibu hamil ragu-ragu karena menduga setiap pasien ke rumah sakit ada kaitan dengan Covid-19.

"Penyebabnya, mungkin ada kaitannya dengan faktor ekonomi, karena di masa covid 19 ini kan banyak orang setres, kemungkinan lain, misalnya tenaga kesehatannya gak siap APD kan bisa saja. Misalnya ibu hamil diduga pasien covid sehingga tenaga kesehatan ragu-ragu mengambil tindakan begitu modelnya," ujarnya.

Berdasarkan data yang diberikan, pada tahun 2015, jumlah kematian ibu hamil di Bali sebanyak 55 orang, 2016 50 orang, 2017 45 orang, 2018 35 orang, dan 2019 sebanyak 45 orang. Sedangkan jumlah kematian ibu hamil tahun 2020 Januari-Mei 30 orang.

"Tapi kalau dibandingkan angka kematian ibu hamil di Provinsi Bali masih lebih rendah daripada daerah lain," kata Wira

Biasanya, kata Wira, kasus kematian ibu hamil paling banyak disebabkan karena pendarahan.

"Sekarang ini kemungkinan pandemi ini penyebabnya, baru kemungkinan ya, karena saya belum teliti lebih dalam," katanya

Untuk mencegah makin banyaknya ibu hamil yang meninggal, Wira menyarankan agar para ibu hamil bisa memeriksa kehamilannya secara rutin ke fasilitas-fasilitas kesehatan, rajin olah raga, yoga, dan menjaga pola makan yang sehat serta bisa memanajemen stres. 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved