Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Suara Dentuman Misterius di Jawa Tengah Juga Terdengar di Sragen dan Solo

Selain Mariana, Joko Sunoto, warga Sragen lainnya, juga mendengar dentuman itu. Berbeda dengan Mariana, Joko Sunoto mendengarkannya pada sekitar 00.20

Tayang:
Editor: Kambali
Twitter
Tangkapan layar trending topic Twitter soal dentuman 

Jika itu terjadi, maka akan tercatat oleh sensor gempa.

Saat ini BMKG mengoperasikan lebih dari 22 sensor gempa dengan sebaran yang merata di Jawa Tengah.

Jika terjadi gempa di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, maka dipastikan gempa tersebut akan terekam untuk selanjutnya diproses untuk kami tentukan magnitudo dan lokasi titik episenternya untuk diinformasikan kepada masyarakat.

Bunyi ledakan gempa hanya sekali

Daryono juga menjelaskan bahwa bunyi ledakan akibat gempa sangat dangkal lazimnya hanya terjadi sekali saat terjadi patahan batuan, dan tidak berulang-ulang.

Seperti halnya peristiwa gempa dangkal yang mengeluarkan dentuman keras di Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang pada 17 Februari 2014.

Gempa Lereng Merbabu saat itu memiliki magnitudo M 2,7 terjadi pagi hari pukul 06.01.19 WIB. Episenternya terletak pada koordinat 7,39 LS dan 110,48 BT dengan kedalaman 3 km.

Seperti yang dilaporkan warga Desa Sumogawe, gempa yang merusak beberapa rumah ini diikuti suara dentuman keras hingga membuat warga resah dan khawatir Gunung Merbabu akan meletus.

Penyebab suara dentuman saat gempa

Daryono menyebutkan ada beberapa kemungkinan penyebab suara dentuman saat terjadi gempa.

Pertama, fenomena dentuman saat gempa dapat terjadi jika gempa memicu gerakan tanah berupa rayapan tiba-tiba dan sangat cepat di bawah permukaan.

Kedua, kemungkinan lain berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif.

Dalam hal ini ada mekanisme dislokasi batuan yang menyebabkan pelepasan energi berlangsung secara tiba-tiba dan cepat hingga menimbulkan suara ledakan.

Apalagi jika patahan batuan tersebut terjadi di kawasan lembah dan ngarai, atau di kawasan dengan banyak rongga batuan sehingga memungkinkan suaranya makin keras karena resonansi.

Diakui dia, beberapa peristiwa gempa Bantul 2006 juga mengeluarkan bunyi dan sempat meresahkan warga saat itu.

Namun suara dentuman yang terjadi tadi pagi dipastikan bukan dari aktivitas gempa tektonik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suara Dentuman Misterius Terdengar di Sragen dan Solo", https://regional.kompas.com/read/2020/05/11/12193201/suara-dentuman-misterius-terdengar-di-sragen-dan-solo

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved