Corona di Indonesia

Begini Cerita dan Peran Public Figure di Indonesia dalam Menghadapi COVID-19

Sehingga apa yang dilakukan para public figure akan lebih didengar dan diikuti oleh masyarakat melalui kampanye atau kegiatan positif lainnya

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/Humas BNPB
Cerita dan Peran Public Figure dalam Menghadapi COVID-19 

Namun, hal yang perlu digaris bawahi adalah pentingnya pemahaman mengenai sesuatu yang telah terbukti dan berdasarkan hasil penelitian para ahli serta literasi.

“Teori boleh ada, pemikiran orang boleh berkembang, khayalan imajiasi adalah salah satu cara bertahan hidup, kita hargai. Tapi apa yang penting adalah apa yang ada di depan mata. Jadi ketika hasilnya sudah ada, menelan korban jiwa, penyebaran virusnya begitu cepat ini sudah kita baca literasinya. Ini fakta itu data. Dan kita tidak perlu membingungkan diri kita dan mengajak banyak orang lain utnuk ikut bingung dengan sebuah teori yang dasarnya belum dapat dibuktikan,” tegas Choky.

Menurut Olivia, masyarakat juga harus dapat memahami perbedaan bendapat.

 Namun Olivia, melihat pandemi ini sebagai hikmah adalah lebih penting.

Lagipula bagi dia, untuk membahas detil mengenai virus corona jenis baru ini bukan ranah para public figure, melainkan tugas para virulogi atau imunologi sebagai ahlinya.

“Apapun yang terjadi, mau konspirasi atau ini virus hoaks atau apa, yang pasti Tuhan mengizinkan. Karena ini terjadi. Apapun itu, kita berusaha mengambil hikmah saja yang terbaik,” jelas Olivia.

Di sisi lain, hal yang juga tak kalah paling penting untuk mengajak semua masyarakat bersama-sama memerangi pandemi COVID-19 adalah penyebaran informasi yang terpadu, benar adanya dan mereduksi informasi yang salah.

Sehingga pemberian pemahaman yang benar tidak membuat masyarakat menjadi bingung dan dapat mengambil langkah bersama-sama secara gotong-royong

“Informasi-informasi mengenai kesehatan itu harus disampaikan kepada masyarakat secara benar, sehingga tidak membuat masyarakat ini bingung,” jelas Marcella.

“Kunci utamanya adalah masyarkat harus menjaga disilplin, menjaga kesehatan dan menjaga imunitas masing-masing, kalau tidak disipln artinya kita tidak ikut membantu pemerintah, negara, maupun sesama dalam memutus rantai pandemi COVID-19, sementara itu menjadi hal yang penting untuk kehidupan dan membuat roda ekonomi menjadi normal kembali,” pungkas Marcella.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved