Corona di Bali

Dandim Tabanan Ajak Masyarakat Tetap Aktif Donor Darah Saat Pandemi Covid-19

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto mengajak masyarakat untuk aktif mendonorkan darahnya.

Dok. Pendam IX/Udayana
Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto saat mendonorkan darahnya di Unit Transfusi Darah RSUD Tabanan, Bali, pada Jumat (15/5/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tak hanya dari aspek ekonomi, ternyata semasa pandemi Corona atau Covid-19 juga berdampak pada minimnya stok kantong darah bagi warga sakit yang membutuhkan.

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto mengajak masyarakat untuk aktif mendonorkan darahnya.

Dirinya pun memberikan contoh langsung bagi para jajaran dan masyarakat, tatkala menerima informasi dari salah seorang warga yang membutuhkan.

Ia langsung menuju Unit Transfusi Darah RSUD Tabanan, Bali, untuk melakukan donor darah, hal itu ia lakukan pada Jumat (15/5/2020) lalu.

Mengenal Sate Ceroncong, Sajian Istimewa untuk Tamu Agung di Puri Ubud Bali

3 Pelinggih Pura di Daerah Tonja Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kisah Tragis Bocah Perempuan di NTB Lawan Pemerkosanya Sebelum Tewas Digantung di Depan Kos

"Setelah mendengar ada permintaan dari warga yang membutuhkan darah karena dalam perawatan di RSU Tabanan, saya tidak ragu-ragu langsung menyanggupi dan siap untuk segera membantu menyediakan darah," terangnya dalam rilis yang diterima Tribun Bali, Minggu (17/5/2020)

Baginya 1 kantong darah akan sangat berarti bagi warga yang membutuhkan tersebut.

Ia menyatakan, selalu siap mendonorkan darah apabila ada yang sungguh-sungguh membutuhkan untuk membantu kebutuhan darah yang harus disiapkan dalam perawatan.

"Permintaan darah kali ini kebetulan pas sesuai dengan golongan darah saya kalau memenuhi syarat untuk didonorkan saya selalu siap," kata Dandim

Dandim menambahkan, bahwa kegiatan donor darah sangat bermanfaat bagi kesehatan pendonor.

"Pakar kesehatan menyebutkan donor darah itu baik sekali untuk kesehatan dan bermanfaat bagi pendonor maupun penerima donor asalkan semuanya mengikuti prosedur kesehatan karena tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya," jelasnya. (*).

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved