Mengenal Sate Ceroncong, Sajian Istimewa untuk Tamu Agung di Puri Ubud Bali

Fungsi utama dari setiap masakan adalah untuk mengenyangkan. Namun, lebih dari itu, setiap masakan pasti memiliki makna bahkan filosofi

Tangkap layar Mola TV
Sate Ceroncong menjadi sajian istimewa di keluarga bangsawan Ubud, Tjokorda Kerthyasa. 

TRIBUN-BALI.COM - Fungsi utama dari setiap masakan adalah untuk mengenyangkan.

Namun, lebih dari itu, setiap masakan pasti memiliki makna bahkan filosofi yang terkandung di dalamnya.

Baik dari segi proses pembuatan maupun presentasinya.

Termasuk Sate Ceroncong yang menjadi sajian istimewa di keluarga bangsawan Ubud, Tjokorda Kerthyasa.

Hanya pada saat tamu agung atau spesial datang ke Puri Ubud-lah, Sate Ceroncong akan disajikan.

Dalam program Masakan Rumah yang tayang di Mola TV, Happy Salma dan adik iparnya, Tjokorda Sri Maya Kerthyasa atau Maya melihat proses pembuatan Sate Ceroncong.

3 Pelinggih Pura di Daerah Tonja Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Ini 10 Manfaat Mengonsumsi Kangkung Bagi Kesehatan, Dapat Mengurangi Kolesterol hingga Anti Penuaan

Kisah Tragis Bocah Perempuan di NTB Lawan Pemerkosanya Sebelum Tewas Digantung di Depan Kos

Happy dan Maya sangat beruntung lantaran bisa belajar langsung dari si pencipta Sate Ceroncong.

Si pencipta Sate Ceroncong itu tak lain adalah Gung Niang, nenek dari suami Happy Salma.

Kenapa disebut Sate Ceroncong? Sebab sate dibalut daun pisang yang mirip corong.

Di dapur sederhana kesayangannya, Gung Niang mempraktikkan kembali bagaimana cara membuat Sate Ceroncong yang ia sendiri hampir lupa cara memasaknya.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved