Jelang Lebaran Harga Ayam Boiler di Bali Makin Meroket

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Provinsi Bali, harga rata-rata ayam boiler

Shutterstock
Ilustrasi daging ayam 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga ayam boiler melambung tinggi di Provinsi Bali, Senin (23/3/2020).

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Provinsi Bali, harga rata-rata ayam boiler saat ini adalah Rp 37.500/kilogram.

Kepala Dinas Disperindag Provinsi Bali, I Wayan Jarta menjelaskan penyebab makin tingginya harga ayam boiler di Bali diakibatkan karena jatuhnya harga ayam membuat para peternak ayam sempat trauma produksi.

Hingga menyebabkan penurunan produksi ayam boiler.

“Para peternak ayam kita itu ada traumatik produksi karena harga di pasar sampai Rp 20 ribu. Sehingga ada penurunan produksi di situ. Sedangkan permintaan jelang lebaran ini meningkat,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2020).

MenjelangHari Raya Idul Fitri tahun 2020, kata I Wayan, pihaknya dan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan akan bekerja sama dengan para produsen untuk mengendalikan harga ayam boiler.

“Kita bantu nanti untuk harga kebutuhan ini agar dipertimbangkan. Kalau tidak terjadi peningkatan produksi, otomatis harga pasti naik,” tutupnya. 

Naiknya harga ayam boiler di pasar tradisonal Kota Denpasar ini mulai naik sejak sehari sebelum pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), Kamis (15/5/2020).

Harga ayam boiler tiga hari sebelumnya Rp 30.500/kilogram, menjadi Rp 34.375/kilogram.

Berikut harga kebutuhan pokok  lainnya berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Denpasar pada tanggal (15/5/2020) : 

  • Harga gula pasir tiga hari sebelumnya Rp 16.875/kilogram, saat ini turun menjadi Rp 16.000/kilogram.
  • Harga bawang putih tiga hari sebelumnya Rp 28.500/kilogram, saat ini turun menjadi Rp 27.250/kilogram.
  • Harga bawang merah tiga hari sebelumnya Rp 47.250/kilogram, saat ini turun menjadi Rp 47.000/kilogram.
  • Harga cabe kecil tiga hari sebelumnya Rp 20.500/kilogram, saat ini turun menjadi Rp 19.500/kilogram. 
  • Harga tomat turun tiga hari sebelumnya Rp 9.125/kilogram, saat ini menjadi Rp 8.625/kilogram.
  • Harga daging babii tiga hari sebelumnya Rp 56.500/kilogram, saat ini menjadi Rp 55.875/kilogram.
  • Harga cabe merah besar stabil Rp 12.250/kilogram
  • Harga ayam kampung stabil Rp 63.333/kilogram.
  • Harga daging sapi stabil Rp 115.000/kilogram.
  • Harga kacang tanah stabil Rp 25.625/kilogram.
Penulis: Noviana Windri
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved