Sudah 942 Pemudik Dihalau ke Pelabuhan Gilimanuk, Diminta Putar Balik

Sudah ada 942 orang menggunakan 272 kendaraan baik roda dua, empat, bus, hingga roda enam dihadang di Tabanan tidak boleh ke Pelabuhan Gilimanuk.

Dokumentasi Polres Tabanan
Tim Gabungan Operasi Ketupat Agung 2020 Tabanan melakukan pemeriksaan di Pos Pengamanan dan Penyekatan Selabih, Tabanan, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Personel tim gabungan dari Satlantas Polres Tabanan, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Tabanan terus melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas di perbatasan Tabanan dengan Jembrana, tepatnya di tiga Posko Pengamanan dan Penyekatan di wilayah hukum Tabanan.

Mereka menghalau warga yang hendak mudik ke Jawa.

Dari 24 April 2020 - 17 Mei 2020, setidaknya sudah ada 942 orang yang diminta putar balik. Terdiri 272 kendaraan baik roda dua, empat, bus, hingga roda enam.

Data dari Satlantas Polres Tabanan menyebutkan, total kendaraan yang sudah diminta balik kanan sebanyak 272 unit.

Rinciannya, 65 unit roda empat, 198 unit roda dua, 4 unit roda enam dan 5 unit bus. Jumlah tersebut merupakan yang sudah diperiksa di Pos Pengamanan dan Penyekatan Baturiti dan Selabih.

"Total hingga Minggu (17/5/2020) kemarin sudah ada 942 orang yang kami minta putar balik. Jumlah itu baik yang di Pos Penyekatan Selabih, Antosari, maupun Baturiti," ujar Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Wila Indrayani, Senin (18/5/2020).

Iptu Wila melanjutkan, mereka yang dihalau untuk balik kanan yang rencananya menuju arah Jawa.

Ia mengakui, penumpukan kendaraan atau pemudik sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu.

Mengenai apakah ada pengendara yang bengkung alias nekad menerobos, Iptu Wila mengakui, ada saja.

Mereka yang bengkung biasanya menunggu personel lengah dan langsung kabur.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved