Breaking News:

Corona di Bali

Seorang Staf Administrasi di RSUP Sanglah Positif Terjangkit Covid-19

Seorang tenaga administrasi di Laboratorium Mikro Biologi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah dinyatakan positif terjangkit Covid-19

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pixabay
Foto ilustrasi covid-19 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang tenaga administrasi di Laboratorium Mikro Biologi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah dinyatakan positif terjangkit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kini yang bersangkutan sudah menjalani perawatan di rumah sakit tempatnya bekerja.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya mengatakan, tenaga administrasi tersebut tidak terjangkit Covid-19 di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

Menurutnya, yang bersangkutan terpapar Covid-19 habis mengambil cuti karena ada upacara di kampung halamannya.

Freighter Pertama Citilink Dapat Memuat Hingga 13 Ton, Uji Terbang Perdana

3 Zodiak Ini Diramalkan Sangat Beruntung di Musim Gemini, Tanggal 22 Mei hingga 22 Juni 2020

Ramalan Zodiak Cinta 20 Mei, Kehidupan Cinta Taurus Sedang Tak Baik, Scorpio Jangan Membuat Komitmen

"Ya habis cuti dia, balik dari cutinya itu dia ternyata sakit, setelah di swab ternyata positif," kata Suarjaya saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Selasa (19/5/2020) malam.

Suarjaya berujar, pihaknya berani mengatakan yang bersangkutan terpapar Covid-19 di luar RSUP Sanglah karena hasil swab tenaga administrasi yang lain menunjukkan hasil yang negatif.

"Dua kali diambil swab tenaga yang lain, hasilnya negatif kok," tuturnya.

Ditanya mengenai kampung asal yang bersangkutan, Suarjaya mengatakan, tidak mengetahui secara spesifik, namun yang bersangkutan berdomisili di Denpasar.

Sejak diketahui hasil positif ini sudah dilakukan tracing oleh petugas kesehatan.

Mengenai berapa jumlah orang yang berhasil di tracing, Suarjaya mengaku belum mendapatkan informasi karena sedang dilakukan oleh pihak kabupaten/kota.

"Saya tidak tahu jumlahnya berapa, tapi semuanya yang sempat kontak erat pasti diambil swab," jelasnya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved