Corona di Indonesia

Virus Corona Belum Hilang dari Indonesia, Wapres Maruf Amin: Kami Pemerintah Mohon Maaf

Menurutnya, memutus mata rantai penularan virus corona di Indonesia bukanlah hal yang mudah.

(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Wakil Presiden, Maruf Amin di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM - "Kami pemerintah mohon maaf karena memang bahaya belum hilang."

Itulah kata-kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengadakan siaran pers resmi Sekretariat Wakil Presiden, Kamis 12 Mei 2020 kemarin.

Ia menyampaikan permintaan maaf pemerintah kepada masyarakat karena belum mampu memutus mata rantai penularan virus corona di Indonesia.

"Bahaya corona ini belum hilang," imbuh Ma'ruf.

Menurutnya, memutus mata rantai penularan virus corona di Indonesia bukanlah hal yang mudah.

Mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar.

Menurut Maruf, pemutusan mata rantai penularan Covid-19 di Indonesia lebih sulit dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya yang jumlah penduduknya lebih sedikit.

Selain itu, ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga turut mempersulit pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui masih banyak masyarakat yang tak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Masih banyak pula warga yang tidak disiplin dalam menjaga jarak fisik saat berkomunikasi.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved