Cara Kontrol Nafsu Makan Agar Berat Badan Tidak Naik Pasca Lebaran, Cermati 3 Hal ini
Selain untuk menjaga berat badan agar tak naik, mengontrol nafsu makan juga bisa menjaga kesehatan.
Kondisi ini menyebabkan otak tidak mengingat informasi seberapa banyak asupan yang Anda makan, sehingga Anda sulit mengontrol rasa kenyang dan lapar.
Coba untuk menikmati makanan dengan fokus. Hentikan segala sesuatu yang sedang Anda kerjakan dan nikmati makanan dan resapi pengalaman seutuhnya.
Anda bisa mulai dengan menikmati makan tanpa bermain HP, menonton televisi, dan sebagainya.
2. Kurangi konsumsi gula dan garam
Gula dan garam adalah penambah nafsu makan. Untuk itu, coba untuk makan minim gula dan garam.
Cara mengurangi nafsu makan berlebihan dengan diet garam dan gula ini mungkin tidak mudah dikerjakan sekaligus. Anda bisa memulainya secara bertahap.
Seoring berjalannya waktu, langit-langit di mulut akan menyesuaikan dengan kebiasaan baik tersebut.
Untuk opsi mengurangi garam, Anda bisa menggantinya dengan rempah-rempah yang menambah cita rasa.
Untuk mengurangi gula, coba pangkas porsinya dengan signifikan dan nikmati sajian dalam takaran kecil.
Nikmati perlahan-lahan sampai otak dapat sinyal Anda kenyang.
3. Cari pelampiasan sehat selain makanan
Nafsu makan berlebihan juga bisa dipengaruhi kondisi bosan, cemas, stres atau marah.
Solusinya, coba cari cara untuk mengatasi naik turunnya emosi dengan jalan-jalan ringan, bermeditasi, mengobrol dengan teman, menulis, atau mendengarkan musik.
Anda juga perlu mulai menyadari saat tergoda makan atau ngemil sesuatu karena alasan emosional. Coba tanyakan pada diri sendiri, "Apakah aku benar-benar lapar?".
Jika sudah bertanya pada diri sendiri tapi masih ingin makan, tunggu 10 menit sembari mengerjakan hal lain.
Tingkatkan jeda menjadi 15 menit, 20 menit, dan seterusnya sampai saat jam makan tiba.
Dengan meredam keinginan ngemil dan makan saat ada tekanan emosional, Anda secara tidak langsung melatih respons stres.
Coba beberapa cara mengurangi nafsu makan yang berlebihan di atas.
Bila perlu, konsultasikan ke dokter untuk mencari solusi yang lebih tepat sesuai kondisi kesehatan masing-masing.(*)