Penemuan Palinggih

Penemuan Palinggih di Klungkung Erat Kaitanya dengan Keberadaan Pura Puseh Katyagan

Sebuah palinggih dengan arsitektur klasik ditemukan di wilayah Subak Pegatepan, erat kaitannya dengan keberadaan Pura Puseh Katyagan

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sebuah palinggih dengan arsitektur klasik ditemukan utuh, setelah tertimbun bertahun-tahun di wilayah Subak Pegatepan,Tempek Pemedilan, Desa Kamasan, Selasa (26/5/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sebuah palinggih dengan arsitektur klasik ditemukan di wilayah Subak Pegatepan,Tempek Pemedilan, Desa Kamasan, Klungkung, Bali.

Penemuan palinggih itu pun erat kaitannya dengan keberadaan Pura Puseh Katyagan.

Pura Puseh Katyagan lokasinya sekitar 50 meter, dari penemuan palinggih tersebut.

Pencarian palinggih itu pun, awalnya untuk melengkapi purana terkait karya agung yang akan digelar pengempon pura.

Insiden Kampung Jawa, DPD RI Desak Pemkot Sempurnakan Regulasi PKM Kota Denpasar

Empat Makanan Pemicu Timbulnya Jerawat yang Harus Dihindari

Prioritas Pekerja Pariwisata, Rencananya Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Hari Ini

"Setelah bertanya ke sulinggih, kami diminta untuk melengkapi purana (catatan sejarah) tentang keberadaan pura Katyagan," jelas Kelihan Pura Katyagan, Ida Bagus Danendra.

Setelah berdiskusi dengan tetua, ada lima palinggih yang harus dilengkapi yakni Palinggih Pemajangan Ida Sang Hyang Betari Gangga, Palinggih Bedugul Ida Batari Uma, Palinggih Ida Batara Palinggih Gunung Batur, Ida Sang Hyang Dewi Danuh, Palinggih Surya dan Pilah/Batu Lapak.

"Jadi palinggih yang ditemukan terkubur ini merupakan palinggih Bedugul. Dulunya sebelum letusan gunung Agung tahun 1963, disini merupakan petirtaan," jelas Ida Bagus Danendra.

Setelah berhasil menemukan palinggih kuno tersebut, Ida Bagus Danendra berencana akan melalukan upacara dengan mengatur pras pejati, soroan, dan prayascita.

"Setelah penemuan ini, saya juga koordinasi ke Camat untuk bagaimana selanjutnya terkait situs ini," jelas Danendra.

Sementara karena COVID-19, karya agung Pura Puseh Katyagan akan dilaksanakan bulan Desember 2021 mendatang. (*).

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved