Pengendara Gede Restu Terjun ke Jurang Hingga Nyawanya Tak Tertolong, Dugaan Sementara Karena Ini
Menurut informasi yang didapat, sepeda motor jenis Vario dengan nomor polisi DK 2252 OO yang dibawa Restu datang dari arah barat Desa Kekeran
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Seorang pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Gede Restu (45) asal Singaraja, ditemukan meninggal dunia di bawah jurang di Banjar Dangin Pangkung,Desa kekeran Kecamatan Mengwi Badung, Rabu (27/5/2020) malam.
Korban diketahui jatuh sekitar pukul 21.00 wita ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 6 meter.
Menurut informasi yang didapat, sepeda motor jenis Vario dengan nomor polisi DK 2252 OO yang dibawa Restu datang dari arah barat Desa Kekeran menuju Gadon Kapal.
Nah saat melintasi lokasi tersebut, tepatnya di sungai perbatasan Gadon Kekeran dekat Lapangan voli sepeda motor jatuh dan pengendaranya jatuh ke jurang yang dibawahnya terdapat sungai.
• Sejumlah Cafe di Pantai Jimbaran Rusak Diterjang Gelombang Tinggi Kemarin, Kerugian Puluhan Juta
• Ledakan di Villa Bogenville Banjar Jempinis Desa Pererenan,Ini Penjelasan Kanit Reskim Polsek Mengwi
• Dengan Cara Mencintai Diri, Perempuan 27 Tahun Ini Sukses Turunkan Berat Badan hingga 55 Kg
Kasubag humas Bagops Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, S.H saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengatakan saat mendapat informasi adanya laka lantas.
Unit laka dari Polres Badung pun langsung ke lokasi.
Hanya saja saat itu lokasinya gelap dan curam sehingga pihaknya di bantu dengan BPBD Badung, Basarnas Bali, Pemadam Kebakaran dan aparat terkait lainnya.
“Saat evakuasi kondisi di TKP gelap dan curam. Bahkan korban hanyut di sungai sekitar 100 meter dari TKP,” bebernya.
Disinggung mengenai penyebab korban jatuh hingga meninggal, Oka bawa mengatakan dugaan sementara karena mabuk.
Pasalnya saat dievakuasi ditemukan bau alkohol dari bau mulutnya.
“Untuk evakuasi korban di lakukan oleh BPBD Badung, Pemadam, Polsek, Lantas Polres dan warga Kekeran,” pungkasnya.
Disisi lain Kepala BPBD Kabupaten Badung Bagus Nyoman Wirana dalam laporannya mengatakan korban yang selama ini tinggal di BTN Rahayu Berdasi Buduk, Mengwi Badung itu ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Petugas kami menerima laporan orang jatuh ke jurang sekitar pukul 21.45 Wita. Bahkan jatuhnya korban karena korban dalam keadaan mabuk mengemudi Kendaraan,” akunya.
Lajut dijelaskan saat menerima informasi, personil BPBD Badung pun langsung kelokasi dan tiba sekitar 22.16 Wita.
• Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Bagi-bagi masker di Pasar Sanglah & Pos PKM Pesanggaran
• Warga Jalak Putih Singaraja Buka Stand Indahnya Berbagi, Gratiskan Sayur Mayur Hingga Bahan Lauk
• DKI Belum Keluarkan Izin Mall Kembali Beroperasi 5 Juni, Wagub: APPBI Jakarta Justru Salah Tafsir
Setelah sampai dilokasi langsung melakukan penanganan kurang lebih sampai 1,5 jam lamanya.
“Karena curam dan gelap jadi evakuasi cukup lama. Bahkan setelah evakuasi, korban langsung dilarikan ke ke RS Kapal menggunakan Ambulans PMI Badung,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bpbd-badung-dan-aparan-kepolisisan-dengan-masyarakat-setempat-saat-melakukan-evakuasi.jpg)