Corona di Bali
Warga Jalak Putih Singaraja Buka Stand 'Indahnya Berbagi', Gratiskan Sayur Mayur Hingga Bahan Lauk
Di stand 'Indahnya Berbagi. Mari Bersedekah Dari Umat Untuk Umat' ini setiap harinya selalu dihadirkan sayur mayur hingga bahan lauk pauk
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Di masa pandemi virus corona seperti sekarang ini, tentunya banyak kita ketahui serta kita lihat langsung banyaknya orang-orang yang mulai dirumahkan serta ada juga yang bahkan sampai kehilangan pekerjaannya.
Hal inilah yang menjadi salah satu dasar dihadirkannya Stand 'Indahnya Berbagi. Mari Bersedekah Dari Umat Untuk Umat' yang berlokasi di Jalan A.Yani, Kavlingan Jalak Putih Singaraja, Bali.
"Kami prihatin dengan warga yang kebetulan berdampak dengan pandemi virus corona ini contohnya seperti orang-orang yang ngekos dan tidak bisa pulang kampung," ucap Kordinator Kavlingan Jalak Putih 1 Singaraja, Baskoro Wibowo ketika ditemui Tribun Bali pada Kamis (28/5/2020) pagi.
Di stand 'Indahnya Berbagi. Mari Bersedekah Dari Umat Untuk Umat' ini setiap harinya selalu dihadirkan sayur mayur hingga bahan lauk pauk yang digantung.
• DKI Belum Keluarkan Izin Mall Kembali Beroperasi 5 Juni, Wagub: APPBI Jakarta Justru Salah Tafsir
• Empat Rekor Lionel Messi yang Paling Aneh, Nomor 2 Apes Banget
• Update Covid-19 Dunia 28 Mei 2020: 5,7 Juta Orang Terinfeksi, 350 Ribu Meninggal, 2,49 Juta Sembuh
Masyarakat yang berdomisili di Kavlingan Jalak Putih Singaraja ini pun nantinya bisa mengambil maksimal dua bungkus dari sayur mayur hingga bahan lauk pauk yang digantung tersebut.
Terhitung sejak awal Mei 2020, setiap pukul 07.00 Wita stand ini pun telah mulai menghadirkan berbagai pilihan sayur mayur hingga bahan lauk pauk.
Sayur mayur yang dihadirkan pun mulai dari sayur kangkung, jepang, terong, sayur hijau, paprika, dan ada juga sepaket sayur soup.
Sedangkan untuk bahan lauk pauknya terdiri dari tempe, tahu, serta ikan pindang dan tak jarang dihadirkan juga udang hingga daging ayam.
"Alhamdullilah, sampai dengan saat ini masyarakat terdampak bisa merasakan manfaat ini," jelas pria yang biasa disapa Bowo ini.
"Antusias warga luar biasa dan warga mengucapkan terimakasih dengan adanya kegiatan ini. Mereka merasa untuk kebutuhan sehari-harinya bisa tertutupi karena mereka sebagian besar adalah pedagang keliling yang sebagian besar daerah tugasnya tidak boleh dimasuki," tambah Bowo.
Bowo menyebutkan bahwa stand ini sendiri awalnya dihadirkan di Jalak Putih V dengan dikordinatori oleh Tedi Suhargo.
"Karena Saya lihat kondisi saat ini banyak sekali pencurian dan kriminalitas. Kami berupaya ingin menekan hal tersebut dengan memberikan sayur hingga lauk ini dan ternyata respon masyarakat sangat bagus. Dan bahkan masyarakat yang mampu jadi ikut membantu, lalu kita kembangkan lagi ke Jalak Putih lain dan ternyata respon masyarakat juga sangat bagus sekali. Semoga bisa dilaksanakan di tempat lain," terangnya Tedi Suhargo.
Dua stand ini sendiri menurut Bowo merupakan bantuan dari warga serta tokoh masyarakat di Kavlingan Jalak Putih Singaraja yang terketuk hatinya untuk ikut peduli serta membantu sesama.
Pihaknya pun berharap agar pandemi virus corona ini bisa segera berakhir sehingga kondisi bisa kembali normal seperti dulu.
• Persiapan Pariwisata Yogyakarta Menyambut New Normal, Masyarakat & Wisatawan Diminta Patuhi Protokol
• Kemenhub Berencana Menaikkan Tarif Angkutan Darat
• Ultah Ke-71, Senator Bali AA Gde Agung Bagikan Sembako ke Tenaga Kebersihan Pura Taman Ayun