Rusuh di New York, Demo Kematian George Floyd Berujung Perusakan, 15 Mobil Polisi Dibakar

Unjuk rasa yang dimulai dengan pawai damai melalui Harlem dan area di Bronx, Brooklyn dan Queens berburubah menjadi kekacauan ketika malam tiba.

AFP/tribunnews.com
Para pengunjuk rasa berkumpul di depan sebuah toko bir yang telah terbakar di dekat Kantor Polisi pada 28 Mei 2020 di Minneapolis, Minnesota, selama protes atas kematian George Floyd, setelah seorang petugas polisi menginjak lehernya 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Ribuan orang tumpah ruah turun ke jalan berunjuk rasa menuntut keadilan untuk George Floyd di New York, Sabtu (30/5/2020) malam waktu setempat.

Unjuk rasa itu berujung kerusuhan.

Bentrokan terjadi antara demonstran dan personel polisi.

Kerusuhan membuat sejumlah properti terbakar, jendela gedung dan perkantoran pecah.

Unjuk rasa yang dimulai dengan pawai damai melalui Harlem dan area di Bronx, Brooklyn dan Queens berburubah menjadi kekacauan ketika malam tiba.

Demonstran menghancurkan jendela, melemparkan benda-benda ke arah petugas polisi, kendaraan polisi dihancurkan dan dibakar, serta jalan dipenuhi sampah dan rongsokan.

Jendela di sejumlah toko di Manhattan rusak dan merchandise yang ada di dalamnya ikut dicuri.

Petugas menyemprotkan gas air mata ke kerumunan massa.

Tayangan video menunjukkan dua mobil polisi anti huru-hara merangsek masuk ke kerumunan demonstran di jalan Brooklyn.

Kejadian ini terjadi saat demonstran menyerang petugas dengan benda yang dilemparkan, termasuk sesuatu yang terbakar.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved