Corona di Bali

3 Dokter Positif Covid-19, RSUP Sanglah Akan Perketat Kebijakan Protokol Kesehatan

RSUP Sanglah kini membuat kebijakan protokol kesehatan baru dengan memperketat beberapa aturan sebelumnya.

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dokumentasi Humas RSUP Sanglah
Dr. dr. I Ketut Surya Negara, Sp.OG(K), MARS. selaku Plt. Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Sanglah. 

"Intinya pasien-pasien yang akan melakukan operasi elektif itu, sudah melakukan tes swab terlebih dahulu sebelum dia melakukan operasi. Jadi itu kebijakan kita dalam operasi elektif. Kemudian juga untuk penjadwalan operasi tidak sepadat yang dulu, pemakaian ruangan tidak akan seperti sebelumnya, akan kami batasi," ungkap dia.

Yang terakhir, RSUP Sanglah akan memperketan APD dari tenaga medis, khususnya bagi dokter-dokter spesialis, yang bertugas di poliklinik, rawat jalan, inap, yang akan mendapat upgrade APD satu level lebih tinggi dari APD sebelumnya.

"Jadi pemakaian APD khususnya bagi dokter spesialis yang menangani langsung maka akan menggunakan APD satu level lebih tinggi daripada APD sebelumnya. Kemudian untuk tenaga kita yang ada di poliklinik, rawat jalan, rawat inap juga akan kita tingkatkan penggunaan APD-nya. Dalam hal ini sudah tentu kebutuhan APD akan dikoordinasikan dengan pihak terkait," papar dia.

Tidak lupa juga RSUP Sanglah akan menyediakan hansanitizer disetiap ruangan untuk para pengunjung guna mensterilkan lingkungan rumah sakit. (*).

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved