Corona di Bali
Hasil Tracking: Sepasang Suami Istri yang Berjualan di Pasar Badung Positif Covid-19
Pedagang ini diketahui positif dikarenakan hasil tracking terhadap seorang warga yang berjualan di rumahnya dan positif Covid-19.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua orang pedagang di Pasar Badung, Denpasar, Bali yang merupakan suami istri dinyatakan positif Covid-19.
Mereka tinggal di Kelurahan Penatih, Denpasar dan diketahui positif Covid-19 pada Jumat (5/6/2020) kemarin.
Pedagang lelaki tersebut berumur 54 tahun, sedangkan istrinya 48 tahun dan berjualan daging ayam di lantai I Pasar Badung.
Terkait hal tersebut, pedagang yang melakukan kontak langsung dengan pedagang tersebut akan di-rapid test, Sabtu (6/6/2020) pukul 14.00 Wita.
• Update Covid-19 di Bali: Kasus Positif di Denpasar Tembus 117, Lalu Lintas di Jalan Meduri Dibatasi
Dirut Utama Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata mengatakan, pedagang ini diketahui positif dikarenakan hasil tracking terhadap seorang warga yang berjualan di rumahnya dan positif Covid-19.
Dari penelurusan, pedagang ini sering berbelanja ke Pasar Badung.
"Kemudian kita lakukan tracking, cari dengan siapa berhubungan saat belanja ke Pasar Badung, kemudian kita lakukan tes, kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Hasilnya ditemukan ada dua orang positif yakni pasangan suami istri yang berjualan di Pasar Badung," kata Kompyang.
Dikarenakan hal tersebut, pedagang yang berjualan dekat dengan kedua pedagang yang positif tersebut hari ini tak berjualan.
Kompyang mengatakan dari perhitungan radius 10 meter ke kiri dan ke kanan dari tempat berjualan pasien positif tersebut, terdapat 19 orang pedagang yang tak berjualan.
19 orang tersebutlah nantinya yang akan mengikuti rapid test.
Terkait hal tersebut Kompyang mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap melakukan protokol kesehatan.
Jangan hanya saat ada petugas saja taat, namun harus terus taat selama berjualan.
"Jangan bengkung (keras kepala), harusnya dengan kasus ini pedagang mulai sadar dan tidak hanya waktu ada petugas saja ketat, saat tidak ada petugas pun harus ketat," katanya.
Sementara itu, pada Jumat (5/6/2020) kemarin, sebanyak 7 orang dinyatakan positif Covid-19.
Ketujuh orang yang dinyatakan positif tersebut diketahui tertular akibat transmisi lokal dengan riwayat datang dari daerah terjangkit di Bali.
Adapun secara detail pasien positif Covid-19 ini terdiri atas 5 orang perempuan yang masing-masing berdomisili di Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Renon, Desa Sumerta Klod, Desa Tegal Kertha, dan Kelurahan Penatih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-di-pintu-masuk-pasar-badung-menyemprot-disinfektan.jpg)