Ini Cerita Singkat Kehidupan dari Soekarno, Lahir 6 Juni 1901 Silam, Masa Kecil Sering Sakit-sakitan
Soekarno mengaku lahir saat fajar, karena itu, banyak yang menyebut Soekarno sebagai "Putra Sang Fajar".
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tribunners, apa Anda tahu sejarah tanggal 6 Juni ?
Tanggal 6 Juni merupakan tanggal istimewa di Indonesia.
Tanggal 6 Juni merupakan tanggal kelahiran dari presiden pertama Indonesia yaitu Dr. Ir. H. Soekarno.
Dalam buku biografi Soekarno, tanggal 6 Juni 1901 adalah kelahiran Soekarno, namun ada sejumlah pendapat lain yang berbeda.
• Berkeringat dan Postur Tubuh, 9 Tanda Tubuh Anda Bugar meski Tidak Rutin Olahraga
• Sempat Viral di Youtube, Berikut Resep Susu Goreng Simpel dan Mudah Dibuat
• Nempel Narkotik Diupah 50 Ribu Sampai 100 Ribu, Dihukum 10 Tahun Penjara, Fendi Langsung Terima
Dikutip dari TribunJabar.id, presiden pertama RI dan proklamator kemerdekaan, Soekarno, lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901.
Ada beberapa pendapat lain yang berbeda dengan versi umum tersebut.
Soekarno sendiri mengaku lahir pada 6 Juni 1901.
Bayi pria bernama Kusno lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.
Hal ini terungkap dalam biografi Soekarno yang ditulis Cindy Adams, Soekarno Penyambung Lidah Rakyat (cetakan pertama 1965).
Dalam buku itu, Soekarno mengaku lahir saat fajar.
Karena itu, banyak yang menyebut Soekarno sebagai "Putra Sang Fajar".
"Bersamaan dengan kelahiranku menyingsinglah fajar dari suatu hari yang baru dan menyingsing pulalah fajar dari satu abad yang baru," demikian penuturan Soekarno, seperti tertulis dalam buku yang ditulis Cindy Adams.
Dalam biografi itu, Soekarno juga mengaku lahir di Surabaya.
Meski begitu, versi yang selama ini beredar pada era Orde Baru menyebut Soekarno lahir di Blitar, Jawa Timur.
Namun, bukti dokumen memperlihatkan pernyataan berbeda dari versi kelahiran Soekarno pada 6 Juni 1901.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/presiden-soekarno-dan-wakilnya-bung-hatta-dilantik.jpg)