Ngopi Santai
Sang Gadis yang Mengenal Batas
MENGENAL batas. Batas kemampuan diri manusia. Ada saatnya bertakhta, ada waktunya pamit dari hiruk pikuk tepuk dan sorak.
Penulis: DionDBPutra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM - MENGENAL batas. Batas kemampuan diri manusia.
Ada saatnya bertakhta, ada waktunya pamit dari hiruk pikuk tepuk dan sorak.
Konsistensi sikap itu terdengar dari Jerman.
Negeri yang pertama kali berani mulai menjalani hidup normal baru melalui sepak bola sebagai pintu masuknya.
Sang pemimpin yang dicintai rakyatnya, Angela Merkel mengatakan, akan tetap pada keputusannya yaitu mengakhiri masa jabatan sebagai Kanselir Jerman periode ini.
Angela Merkel tidak akan maju lagi untuk periode kelima.
• Bagaimana Cara Terbaik Berbelanja Saat New Normal?
• Ini 6 Drakor yang Pernah Dibintangi Oleh Kim Soo Hyun, Giant Hingga The Producers
• Semalam Mimpi Digigit Anjing? Berikut 6 Arti Mimpi Buruk, Termasuk Mimpi Telanjang di Depan Umum
Saatnya menyerahkan estafet kepemimpinan kepada yang lebih muda kendati secara konstitusi kesempatan baginya masih terbuka.
Apalagi riuh terdengar suara rakyat Jerman yang mengharapkan kanselir masih dalam pangkuannya.
Hari Kamis 4 Juni 2020, dalam wawancara dengan wartawan stasiun televisi Jerman, ZDF, sebagaimana diberitakan Kompas.Com, Angela Merkel menolak tegas terkait ekspektasi rakyat negeri itu bahwa dia akan maju lagi dalam pemilihan kanselir tahun 2021 mendatang.
"Apakah Angela Merkel akan mempertimbangkan untuk maju lagi?" tanya wartawan.
"Tidak, tidak. Benar-benar tidak," jawab Merkel.
Dia kembali ditanya, apakah keputusannya pada tahun 2018 lalu akan mengakhiri masa jabatan periode ini masih berlaku?
Merkel menjawab tegas, "Sangat yakin."
Angela Merkel terpilih pertama kali pada tahun 2005 dan telah menjabat selama empat periode.
Pada akhir tahun 2018 dia menyerahkan estafet kepemimpinan sebagai Ketua Partai Kristen Demokrat (CDU) kepada Annegret Kramp-Karrenbauer yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) Jerman.