Breaking News:

Virus Corona

Ibadah Umrah Saat New Normal, Bagaimana Protokol Kesehatan yang Diterapkan?

Ibadah umrah disebut akan mengikuti protokol kesehatan di era new normal saat kembali dibuka

Pixabay
Ilustrasi ibadah Umroh. 

TRIBUN-BALI.COM - Ibadah Umrah disebut akan mengikuti protokol kesehatan di era new normal saat kembali dibuka.

Bendahara Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Tauhid Hamdi mengatakan, protokol kesehatan itu berlaku seperti halnya pariwisata karena berkaitan dengan industri perjalanan.

"Pada era new normal nanti, kita perlu perhatikan masalah kebersihan dan kesehatan," kata Tauhid dalam webinar ASITA, bertajuk "Penundaan Haji 2020 dan New Normal Perjalanan Umrah," Sabtu (6/6/2020).

"Tentunya Umrah mendatang akan ada itu semua, jaga jarak, masker dan lainnya. Jadi akan mengalami perubahan," lanjutnya.

Untuk itu, AMPHURI sendiri sudah menyiapkan beberapa hal terkait protokol kesehatan ibadah Umrah dari segala sisi mulai transportasi hingga akomodasi.

Tauhid menyontohkan, untuk alat transportasi yaitu bis akan dibatasi kapasitas penumpangnya.

"Tadinya bis yang kita isi mungkin 30 orang, jadi besok akan 20 orang atau setengahnya. Ini akan mengalami perubahan harga dan tentu akan mengalami kenaikan, karena jumlah bus akan bertambah banyak untuk dapat mengangkut penumpang minim kapasitas," jelasnya.

Hal ini akan terjadi apabila new normal sudah berlangsung.

Namun hingga kini, diakui Tauhid, keputusan ini akan melihat situasi terkini di Arab Saudi.

Menurutnya, hingga kini belum ada keputusan apa pun dari pemerintah Arab Saudi baik penyelenggaraan haji tahun ini maupun Umrah tahun depan.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved