Corona di Bali

Seusai Dikarantina, PMI Diharapkan Bisa Kembangkan Skill dan Buka Lapangan Pekerjaan

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Kabupaten Gianyar yang telah dinyatakan sehat setelah menjalani masa karantina diharapkan bisa membuat geb

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Kepala Dinas Ketenaga Kerja Kabupaten Gianyar, Anak Agung Dalem Jagadhita saat ditemui di ruangannya, Senin (8/6/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Nyoman Mahayasa

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Kabupaten Gianyar yang telah dinyatakan sehat setelah menjalani masa karantina diharapkan bisa membuat gebrakan.

Salah satunya dengan menerapkan skill-nya ketika sudah di kampung masing-masing dengan membuat lapangan pekerjaan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar, Anak Agung Dalem Jagadhita, Senin (8/6/2020).

Diungkapkan, jumlah PMI asal Kabupaten Gianyar yang sudah pulang sebanyak 1.261 orang.

"Mereka ada yang sudah di rumahnya selesai menjalani karantina dan ada juga yang masih dikarantina di Gianyar, hingga masih menjalani protokol kesehatan dalam pandemi covid-19 di provinsi," jelasnya.

Dalem Jagadhita menyampaikan bagi PMI yang sudah selesai menjalani masa karantina dan dinyatakan sehat diharapkan mampu membuat peluang usaha ketika ada di kampung halamannya masing-masing.

Dirut Bank Mandiri Kesulitan Ubah Rencana Bisnis, Masih Penuh Ketidakpastian

Komunitas Pencinta Musik True To War Bagikan 5000 Bibit Tanaman ke Warga

Serai, Herbal yang Menghangatkan, Berikut Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh dan Industri Kosmetik

Salah satunya bagi yang memiliki pengalaman dan keterampilan, seperti skill memasak, agar mampu membuat usaha apalagi mampu menyerap tenaga kerja.

“Kami di Disnaker berharap mereka (PMI,Red) tetap semangat, dan saat di rumah bisa menjadi kandidat wirausaha di wilayahnya masing-masing. Dengan berbekal pengalaman selama bekerja di luar negeri, agar bisa dimanfaatkan."

"Terlebih bisa menyerap tenaga kerja, salah satunya pengolahan pangan" ucapnya.

Dalem Jagadhita mengatakan, dominan PMI berasal dari Kecamatan Sukawati yakni sebanyak 274 PMI.

“Terbanyak saat ini dari Kecamatan Sukawati, untuk usia dan tempatnya bekerja juga bervariasi. Tapi rata-rata warga yang masih produktif ada yang sudah berkeluarga dan ada juga yang belum menikah," ujarnya.

Sugawa Korry: Ipat Siap Jadi Kader Golkar dan Berproses di Survei

Gugus Tugas Nasional Keluarkan Kriteria dan Syarat Perjalanan Saat Adaptasi Kebiasaan Baru

Sementara ribuan PMI asal Gianyar itu dikatakan bekerja di kapal pesiar, ada juga yang di darat.

Sehingga untuk tempatnya Dalem Jagadhita menyampaikan berkombinasi.

Dengan demikian ia tetap berharap skill yang dimiliki masing-masing PMI bisa dipraktikkan saat berada di masing-masing desanya. (*)

Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved