Corona di Bali

Wanita Linglung di Klungkung Berusaha Meludahi Petugas, Petugas Kenakan APD untuk Mengamankannya

Seorang wanita linglung meresahkan warga di seputaran Kota Semarapura, Klungkung, Bali, Selasa (9/6/2020) malam.

Istimewa
Satpol PP Klungkung dan petugas ambulance Kris Dinas Kesehatan Klungkung mengenakan APD lengkap saat mengamankan wanita linglung di Jalan Nakula, Semarapura, Klungkung, Selasa (9/6/2020) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Seorang wanita linglung meresahkan warga di seputaran Kota Semarapura, Klungkung, Bali, Selasa (9/6/2020) malam.

Wanita berambut panjang itu dikhawatrikan dapat mencelakai diri sendiri, karena mengendarai sepeda motor dalam keadaan linglung.

Petugas pun harus mengamankan wanita itu dengan APD lengkap, apalagi ia sempat berusaha meludahi petugas.

Kasatpol PP Klungkung, I Putu Suarta mengatakan, Selasa (9/6/2020) malam,  dirinya menerima laporan adanya wanita linglung di sekitar Pasar Sengol Klungkung.

"Berdasarkan laporan warga, sejak pagi hari wanita ini naik motor dalam keadaan linglung. Warga khawatir itu dapat membahayakan dirinya dan orang lain," ungkap Putu Suarta, Rabu (10/6/2020).

Ketut Cukup Ngaku Sengaja Incar Bule, Kepepet Bayar Cicilan Motor dan Kos

Ramalan Zodiak Besok 11 Juni 2020: Capricorn Kecewa, Libra Penuh Sukacita, Bagaimana Zodiakmu?

Pandemi Covid-19 Membuka Peluang Komoditas Pertanian Tanaman Herbal

Malam harinya, petugas Satpol PP pun menyambangi wanita tesebut di seputaran jalan Nakula, Semarapura.

Wanita linglung tersebut, ditemui sedang memainkan stang sepeda motornya yang dalam keadaan terdongkrak.

"Karena situasi pandemi seperti ini, kami hubungi petugas ambulance kris untuk sama-sama mengamankan wanita linglung tersebut," jelas Putu Suarta

Petugas Satpol PP harus menggenakan APD lengkap saat mengamankan wanita linglung itu.

Demikian pula dengan petugas ambulance.

Saat berusaha diamankan, wanita linglung itu berusaha meludahi petugas.

"Saat akan diamankan wanita itu sempat meludah ke petugas. Ini yang kami khawatirkan, apalagi di saat masa pandemi seperti saat ini. Sehingga kami saat bertugas juga wajib menggunakan APD," ungkap Suarta.

Agar tidak memberontak, tangan wanita itu sempat diborgol oleh petugas lalu dibawa ke UGD RSUD Klungkung.

Sebelum akhirnya wanita tersebut dijemput keluarganya, dan diketahui berasal dari Sidemen.

"Dalam keadaan pandemi seperti saat ini, penanganan dilakukan tetap dengan protokol kesehatan lengkap. Apalagi diluar Bali, ada kasus ODGJ yang diamankan ternyata terpapar Covid-19. Itu harus kami antisipasi juga disini dengan APD lengkap," ungkap Suarta. (*).

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved