Kemenag dan Telkomsel Hadirkan Program Penyediaan Kuota Terjangkau untuk Belajar Online di Madrasah

Dalam berita rilis yang Tribun Bali terima disebutkan bahwa kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran Program Penyediaan Kuota Terjangkau Telkomsel

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Telkomsel bersama Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan kolaborasi bersama dengan menghadirkan program 'Penyediaan Kuota Terjangkau' 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Telkomsel bersama Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan kolaborasi bersama dengan menghadirkan program 'Penyediaan Kuota Terjangkau'.

Inisiatif tersebut bertujuan untuk  mendukung berbagai tingkat Pendidikan institusi Madrasah di seluruh Indonesia dalam mengimplementasikan kegiatan belajar mengajar secara online, sekaligus memberikan para pelajar, tenaga pengajar, dan karyawan pilihan paket kuota data khusus dengan harga terjangkau, di saat penuh tantangan seperti masa pendemi Covid-19 sekarang.

Dalam berita rilis yang Tribun Bali terima disebutkan bahwa kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran Program Penyediaan Kuota Terjangkau Telkomsel untuk Madrasah yang diselenggarakan secara virtual bersama Kemenag RI platform CloudX pada tanggal 4 Juni 2020 lalu di Jakarta.

VP SME Management Telkomsel,  Ericson Sibagariang mengatakan pihaknya  menyambut baik kolaborasi bersama Kementerian Agama RI untuk memperkuat upaya gotong royong dalam menghadirkan solusi yang dapat membantu masyarakat untuk lebih mudah dalam beradaptasi terhadap dinamika kehidupan, terutama sebagai dampak pandemi COVID-19 di Indonesia yang mengharuskan masyarakat untuk memprioritaskan aktivitas seperti belajar, bekerja dan beribadah di rumah.

Kurangi Interaksi di Pasar Rakyat,Pedagang & Pembeli di Pasar Cokroaminoto Denpasar Dibatasi Plastik

Kementerian Perdagangan Rilis Aturan New Normal di Mall dan Pasar Tradisional, Ini Isinya

Ngaku Tagihan Listrik Naik, Fadli Zon Minta PLN Transparan, Fadjroel Rahman Bantah: Tak Ada Kenaikan

"Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel berupaya menjadikan Penyediaan Kuota Terjangkau sebagai inisiatif yang tidak hanya mampu mendukung upaya bersama dalam menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat di sektor pendidikan melalui penerapan kegiatan pembelajaran jarak jauh, namun juga dapat meningkatkan ekosistem literasi digital di sektor pendidikan secara lebih intensif dan berkelanjutan," ucap Ericson Sibagariang dalam berita rilis yang Tribun Bali terima.

Direktur KSKK Madrasah, Ditjen Pendis Kemenag RI, Ahmad Umar mengatakan bahwa kerjasama ini sebagai salah satu upaya Kemenag dalam merespon tantangan  keberlangsungan pembelajaran di madrasah pada era New Normal.

" Sinergi strategis ini diharapkan dapat memudahkan akses pembelajaran siswa sekaligus meringankan beban orang tua dalam menghadapi dampak ekonomi pandemi Covid-19," ujarnya.

Ericson Sibagariang   menambahkan bahwa terdapat dua pilihan paket data yang tersedia di dalam program Penyediaan Kuota Terjangkau, yaitu Society Package dan Bulk Package.

Society Package merupakan paket data untuk pengajar dan tenaga pendidikan lainnya yang ada di lingkungan Madrasah dengan pilihan besaran kuota mulai dari 10 GB dan harga mulai dari Rp 40 ribu.

 Sedangkan Bulk Package dapat dibeli oleh pengelola Madrasah dan memberikan ragam pilihan kuota data di dalamnya untuk para pelajar, baik itu yang menggunakan layanan prabayar maupun pascabayar Telkomsel.

Selain menyediakan kuota internet, Bulk Package juga menghadirkan paket kuota data layanan CloudX, yakni solusi komunikasi terintegrasi berbasis teknologi cloud dari Telkomsel, yang dapat digunakan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para siswa-siswi dalam menjalani kegiatan belajar jarak jauh melalui fitur virtual conference.

Penyediaan Kuota Terjangkau tersedia bagi lebih dari 80 ribu madrasah di seluruh Indonesia sebagai hasil kolaborasi dari Telkomsel bersama Kementerian Agama.

Berbagai tingkat madrasah dapat menerima manfaat dari inisiatif tersebut, mulai dari tingkatan Raudhatul Athfal (setara TK), Madrasah Ibtidaiyah (setara SD), Madrasah Tsanawiyah (setara SMP), hingga Madrasah Aliyah (setara SMA).

Pelaku Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Diminta Beradaptasi Dengan Era New Normal Nantinya

Terima Dorce Gamalama Menjadi Sopirnya, Raffi Ahmad Mengaku Jalankan Amanah Mimpi

Tagihan Listrik Naik Jadi Rp 20 Juta, Teguh: 23 Tahun Jadi Pelanggan Tagihannya Rp 900 Ribu - 2 Juta

“Kami berharap, solusi yang dihadirkan Telkomsel bersama Kementerian Agama RI ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh elemen di berbagai tingkatan Madrasah di seluruh penjuru negeri. Komitmen ini juga menjadi kelanjutan keseriuan Telkomsel dalam mengembangkan unit bisnis Telkomsel Enterprise yang memiliki fokus untuk berkolaborasi dengan pelanggan dari sektor UMKM, Korporasi dan Institusi Pemerintahan," kata Ericson Sibagariang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved