Keutamaan Puasa Senin Kamis, Manfaat dan Tata Cara Menjalankannya

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu puasa yang sangat dianjurkan Rasulullah. Banyak nilai dan hikmah yang terkandung dalam puasa sunnah Senin Kamis

Editor: Irma Budiarti
Tribunnews
Ilustrasi puasa. 

TRIBUN-BALI.COM - Beberapa orang bertanya kenapa puasa sunah harus dilakukan pada hari Senin dan Kamis?

Kenapa tidak di hari lain, misalnya Senin-Selasa?

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu puasa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Banyak nilai dan hikmah yang terkandung dalam puasa sunnah Senin Kamis.

Dalam Buku Pintar Panduan lengkap Ibadah Muslimah karya Muhammad Syukron Maksum dijelaskan, nilai-nilai yang terkandung dari puasa sunnah Senin Kamis sangat banyak, diantaranya sebagai berikut.

1. Hari Kelahiran Rasulullah, Penetapan Kenabian dan Diturunkannya Al-Qur'an

Hari Senin merupakan hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW.

Selain itu, pada hari Senin pula Rasulullah menerima waktu untuk pertama kalinya yang disampaikan oleh malaikat Jibril.

Hal ini berdasar penuturan Abu Qatadah ra, bahwasanya Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa pada hari Senin, lalu beliau bersabda.

"Itu adalah hari yang saya dilahirkan, di dalamnya dan hari yang saya diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada saya diturunkan al-Qur'an." (HR. Muslim).

2. Hari Pemeriksaan Amal

Pada hari Senin dan Kamis adalah hari amal-amal akan diperlihatkan.

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Diperlihatkan amal-amal pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diperlihatkan saat aku berpuasa.” (HR. Tirmidzi; shahih lighairihi)

Pada hari Senin-Kamis amal akan dilaporkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved