Sebulan Terakhir Bandara Ngurah Rai Layani 330 Penerbangan Kargo dengan Volume Capai 1,3 Juta Kg

Pada periode tanggal 7 Mei hingga 7 Juni 2020 volume angkutan kargo di Bandara Ngurah Rai mencapai 1,3 juta kilogram dan dilayani oleh 330 penerbangan

Foto istimewa kiriman Communication PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali
Foto istimewa kiriman Communication PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Gugus Tugas Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran No 4/2020 yang diperpanjang dengan SE 5/2020 mengenai Pembatasan penerbangan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 mulai tanggal 7 Mei hingga 7 Juni 2020.

Selama periode satu bulan tersebut, sejumlah maskapai penerbangan fokus pada angkutan kargo di tengah adanya pembatasan penerbangan bagi perjalanan orang.

Pada periode tanggal 7 Mei hingga 7 Juni 2020 volume angkutan kargo di Bandara Ngurah Rai mencapai 1,3 juta kilogram dan dilayani oleh 330 penerbangan.

“Periode satu bulan per 7 Mei sampai 7 Juni kemarin, penerbangan kargo di Bandara Ngurah Rai terdapat 330 flight reguler maupun charter kargo. Volume angkutan kargonya mencapai 1.396.145 kilogram,” ungkap Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Ngurah Rai Bali Andanina Dyah Permatasari Mega, Kamis (11/6/2020).

Selama periode satu bulan tersebut, menurutnya penerbangan kargo domestik didominasi rute Jakarta-Bali PP, baik itu reguler flight, extra kargo flight dan charter kargo flight.

“Penerbangan kargo domestik ini dilayani berbagai maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, NAM Air dan ada juga beberapa penerbangan kargo dari Lion Air Group,” tambahnya.

Sementara untuk penerbangan kargo internasional rutenya beragam dan didominasi charter kargo seperti dari Filipina, Taiwan, Australia dan Vietnam tujuan Bali PP.

Untuk maskapai asing penerbangan kargo internasional ada Philipines Airlines, China Airlines, Cebu Pacific, Hongkong Airlines dan Volga Dnepr Airlines.

“Volume angkutan kargo ini tidak sebanyak dalam kondisi normal sebelum pandemi Covid-19. Tapi bisnis angkutan kargo di industri penerbangan stabil di tengah masa pandemi,” imbuh Andanina Megasari.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved