Nafsu Belanja Tidak Terkendali? Simak Tips Mengurangi Belanja Online Saat New Normal 

Bagi shopaholic, apa pun akan dibeli tanpa berpikir dua kali karena mereka cenderung membuat keputusan berdasarkan emosi atau perasaan sesaat.

seb_ra
Ilustrasi belanja pakaian online 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Siapa yang suka belanja?

Sebagian orang sangat menyukai kegiatan ini, apalagi sekarang berbelanja tidak harus ke tokonya langsung, cukup di rumah aja.

Bahkan bagi sebagian orang, belanja dijadikan sebagai suatu pelampiasan ketika mereka merasa stres atau sedih.

Inilah sebabnya, ada orang yang doyan belanja dan kebablasan hingga mendapat julukan shopaholic.

Bagi shopaholic, apa pun akan dibeli tanpa berpikir dua kali karena mereka cenderung membuat keputusan berdasarkan emosi atau perasaan sesaat.

Misalnya, perasaan seperti, “Saya akan bahagia rasanya kalau punya sepatu dan tas edisi baru tersebut.”

Tidak heran jika melihat diskon sedikit saja, shopaholic akan langsung belanja, padahal barang tersebut belum tentu dibutuhkan atau mungkin sudah dipunyai.

Pisahkan Kaldu, Resep Membuat Daging Masak Kecap agar Bumbu Meresap Sempurna

Aurel dan Azriel Kompak Unggah Tulisan Tentang Orangtua Pasca Klarifikasi Krisdayanti & Raul Lemos

Minum Air Kelapa 6 Hari Berturut-turut dan Rasakan Manfaatnya untuk Tubuh, Termasuk Sehatkan Ginjal

Menyoal belanja di era new normal ini, sebaiknya shopaholic dapat mengendalikan nafsu belanja yang berlebihan.

Tujuannya, agar keuangan tetap sehat sembari melatih diri agar Anda tidak terjerumus dalam tumpukan utang akibat perilaku konsumtif.

Jadi, apa saja cara praktis yang harus dilakukan para candu belanja online atau offline menghadapi masa new normal?

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved