Breaking News:

Saat Bepergian, Seberapa Besar Risiko Penularan Infeksi Corona?

Berkaitan dengan penularan Covid-19, berpergian dengan beragam moda transportasi dan tempat tujuannya, memiliki tingkat risiko masing-masing.

SHUTTERSTOCK/INTERSTID
Ilustrasi new normal. 

TRIBUN-BALI.COM - Di tengah pandemi, bepergian ke luar rumah menghadirkan tantangan tersendiri.

Berkaitan dengan penularan Covid-19, berpergian dengan beragam moda transportasi dan tempat tujuannya, memiliki tingkat risiko masing-masing.

Seorang dokter spesialis paru-paru di Klinik Cleveland, Joseph Khabbaza mengatakan, jalur utama penularan adalah kontak dengan tetesan pernapasan (droplet) yang keluar dari orang yang terinfeksi.

Untuk itu, masker wajah, pembatasan jarak, sering mencuci tangan, hingga disinfeksi menjadi hal-hal wajib yang perlu dilakukan.

Rangkaian langkah tersebut sudah menjadi hal standar, termasuk di sektor perjalanan dan transportasi.

"Setiap industri memiliki intervensi untuk membuat segalanya lebih aman," kata dia, seperti dilansir USA Today.

Detik-detik polisi bubarkan pengunjung kafe di Surabaya untuk cegah corona (Viral WhatsApp)

Khabbaza menjelaskan mengenai risiko-risiko yang dihadapi pada setiap perjalanan, mulai dari perjalanan dengan mobil pribadi, hingga menggunakan pesawat terbang.

5 Zodiak Ini Terkenal Suka Membantu Sesama Tanpa Mengharapkan Imbalan, Siapa Saja Mereka ?

ASN Dinas Pendidikan Gianyar yang Positif Covid-19 Hanya Beraktivitas di Wilayah Sukawati

Gaji Kurang Bisa Jadi Penyebab Stres, Berikut 5 Cara Mengelola Gaji agar Tidak Minus Saat New Normal

1. Pesawat

Terlepas dari semua tindakan pencegahan yang ada saat ini, Khabazza mengatakan, perjalanan udara memiliki potensi penularan Covid-19 yang paling besar, terkait konfigurasi di dalam kabin.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved