Corona di Bali
Satu Pedagang dan Seorang Balita di Karangasem Dinyatakan Positif Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan, pedagang yang dinyatakaan positif COVID-19 berjualan
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dua orang warga Karangasem dinyatakan positif corona virus disease (COVID-19), Selasa (16/6/2020). Yakni satu orang pedagang berusia 51 tahun asal Rendang, Kecamatan Rendang dan bocah berusia 4 tahun jenis kelamin laki asal Datah, Kecamatan Abang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan, pedagang yang dinyatakaan positif COVID-19 berjualan di Pasar Galiran, Klungkung.
Pasien kemudian dirawat di RSUD Klungkung. Sedangkan bocah yang positif COVID - 19 dirawat di sekitar BLK Pering.
"Kita sudah lakukan tracing kontak erat dengan kedua pasien. Orang yang melakukan kontak erat dengan pedagang sebanyak 5, dan 1 orang reaktif. Sedangkan orang yang kontak erat dengan si bocah 5 orang, serta 1 orang reaktif,"ungkap I Gusti Bagus Putra Pertama, Selasa (16/6/2020) malam.
• Dimulai Hari Ini, Begini Cara Klaim Diskon Listrik PLN Pelanggan 900 VA dan 1.300 VA
• Golkar Mintakan Rekomendasi Definitif ke DPP untuk Calon Pasangan di Pilkada Bangli dan Karangasem
• Tak Turunkan Harga BBM Meski Harga Minyak Dunia Tengah Anjlok, Begini Penjelasan Dirut Pertamina
Dengan adanya temuan kasus transmisi lokal, otomatis jumlah COVID asal Karangasem meningkat jadi 33 kasus. Yakni 25 pasien dinyatakan sembuh sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan sisanya, 8 orang, masih perawatan di Rumah Sakit (RS) Denpasar, untuk proses penyembuhan pasien.
Pasien yang sembuh berasal dari Kecamatan Abang, Bebandem, Karangasem, Sidemen, Kubu, & Manggis.
Sedangkan pasien yang masih perawatan sebanyak 8 orang. Yakni dari Padang Kerta 1 orang, Subagan 1 orang, Bugbug 2 orang, Rendang 2 orang, Tangkup 1 orang, serta Datah 1 orang.
Pejabat asal Kecamatan Sidemen berharap, sisa pasien positif COVID 19 bisa sembuh.
Harapanya agar kasus COVID 19 di Bumi Lahr bisa nihil.
Masyarakat Karangasem diminta tetap mengikuti protokol kesehatan dianjurkan pemerintah, sehingga tidak ada tambahan kasus COVID-19.
Ditambahkan, untuk orang dalam pemantauan (ODP) belum mengalami peningkatan yakni masih 89 orang. Terdiri dari 1 orang dalam pemantauan dan 88 orang selesai pemantauan. Sedangkan PDP 19 orang, 1 orang dalam pengawasan dan sisanya selesai pengawasan. Untuk orang tanpa gejala capai 565 orang.
Pihaknya tetap menghimbau, agar warga disiplin dan rajin mencuci tangan memakai air mengalir serta sabun untuk hindari penularan COVID. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu serta menempel ke tangan akan lebih mudaah larut melalui sabun dan memakai air mengalir.
Hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata stelah menyentuh benda tertentu.
Ketiga indera dalam tubuh ini akan memudahkan corona untuk masuk ke tubuh.
• Apakah COVID-19 Benar-benar Ada? Begini Kata Dokter Reisa
• Update Covid-19 di Indonesia 16 Juni, Sudah Tembus 40 Ribu Lebih, Pasien Sembuh Menjadi 15.703
• 3 Bahan Ini Dapat Usir Kecoa dari Rumah Anda
PMI diminta ikut protokol kesehatan setelah jalani masa karantina selama 14 hari ditempat karantina.
"Walaupun pasien COVID sebagian besar sudah sembuh, warga harus tetap memakai masker saat berpergian. Tujuannya untuk antisipasi penyebaraan COVID. Warga juga harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah," tambah I Gusti Bagus Putra Pertama.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-tes-virus-corona.jpg)