Terlibat Cekcok dengan Tetangga Kos, Bahuri Dipukul Hingga Kepala Berdarah Terkena Sabit

Diduga akibat salah paham, dua orang pria terlibat cekcok hingga terjadi penganiayaan di sebuah rumah kos

Tribun Lampung
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Diduga akibat salah paham, dua orang pria terlibat cekcok hingga terjadi penganiayaan di sebuah rumah kos di Banjar Den Uma, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, Selasa (16/6/2020) malam.

Bahkan, seorang korban mengalami luka pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah karena terkena sabit dan pukulan sebanyak dua kali di bagian rahangnya.

Dua orang yang terlibat tersebut adalah pria bernama Buhari (32) (korban) dan Ferdianus Mahabane (terlapor).

Hanya saja, pihak kepolisian saat ini masih menetapkan terlapor sebagai saksi karena identitas terlapor masih dinyatakan belum valid.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.

Bermula dari korban bernama Buhari yang duduk di kosnya sembari minum minuman keras disertai iringan musik dengan speaker sekitar pukul 19.30 Wita.

Merasa tak nyaman dengan suara keras tersebut, terlapor Ferdianus lantas meminta korban mengecilkan volume suara tersebut.

Beberapa percakapan pun terjadi diantara keduanya hingga akhirnya korban bergegas mengambil kunci sepeda motornya dan mengambil sabit di bawah jok motornya tersebut.

Ia kemudian menghampiri terlapor.

Melihat korban membawa sabit, terlapor pun langsung mencoba merebut sabit tersebut, namun gagal.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved