Corona di Bali
Update Covid-19 di Bali: Terjadi Lonjakan Kasus Positif Sejumlah 47 Orang, Pasien Sembuh 32 Orang
Dikatakannya bahwa dari 47 orang itu terdiri dari 1 PMI, 1 orang Imported Case (Indonesia) dan 45 orang Transmisi Lokal.
Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengabarkan perkembangan covid 19 hari ini, Rabu (17/6/2020).
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan ada lonjakan untuk tambahan pasien positif, yakni sebanyak 47 Orang di Provinsi Bali.
"Bertambah 47 orang positif, sehingga jika dijumlahkan secara akumulatif menjadi 829 orang," katanya.
Dikatakannya bahwa dari 47 orang itu terdiri dari 1 PMI, 1 orang Imported Case (Indonesia) dan 45 orang Transmisi Lokal.
• KMP Dharma Rucitra Belum Dievakuasi, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Padang Bai Membludak
• Kampanye Pilkada Serentak di Bali Bakal Digelar Virtual, Kapolda Ingatkan KPU Jaga Keamanan Server
• Pemprov Bali Minta Semua Desa Adat Siapkan Pararem Tatanan Kehidupan Era Baru
Sementara, lonjakan hari ini juga terjadi pada pasien sembuh covid 19.
Ada sebanyak 32 orang pasien sembuh hari ini, Dewa Made Indra menyebut total akumulatif pasien sembuh sebanyak 542 orang.
"Bertambah 32 orang, menjadi 542 orang. Bertambah 32 orang WNI, dengan rincian 11 PMI dan 21 orang Transmisi lokal," ucapnya.
Sedangkan hari ini tidak ada penambahan korban, jumlahnya masih 6 orang sesuai data yang tercatat.
"Terdiri dari 4 orang WNA dan 2 WNI," ujarnya.
Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, Dewa Indra meminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan COVID-19.
"Untuk masyarakat mohon menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita," jelasnya.
Kata dia, semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-harian-gugus-tugas-percepatanpenanganancovid-19-sekaligus-sekda-provinsi-bali-dewa-made-indra.jpg)