Penerima BLT Dana Desa Tahap II Hanya Bisa Diganti Lewat Musdes

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, saat ini memasuki pembagian tahap II.

Gambar oleh Mohamad Trilaksono dari Pixabay
Foto ilustrasi uang Rp 100 ribu dan Rp. 50 ribu 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, saat ini memasuki pembagian tahap II.

Nilainya sebesar Rp 300 ribu untuk bulan Juli, Agustus dan September.

Jika pihak desa ingin melakukan perubahan terhadap penerima BLT tersebut, hal ini hanya bisa dilakukan melalui musyawarah desa (Musdes).

Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi, Jumat (19/6/2020) mengatakan, pada penyaluran BLT desa tahap I, ada sebanyak 9.331 kepala keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan tersebut.

Biasanya, penerima bantuan ini merupakan masyarakat yang kurang mampu atau kehilangan pendapatan pasca pandemi Covid-19.

Prabawati Sukarta, Pengisi Suara Shizuka Pertama di Film Doraemon Indonesia Meninggal Dunia

Ditangkap Usai Memesan Sabu Seberat 19,89 Gram Netto, Liong Gie Dikenakan Dakwaan Alternatif

Giri Prasta Akui Pihaknya Siap untuk Sambut New Normal Pariwisata di Badung

“Pada tahap pertama, BLT yang diberikan sebesar Rp 600 ribu, dan di tahap kedua mengalami penurunan menjadi Rp 300 ribu. Jadi, masyarakat saat mendapatkan bantuan tahap dua ini tidak berpikir negatif kenapa hilangan lagi setengah. Ini sudah diatur oleh pemerintah pusat,” ujar Dewa Adi.

Terkait kapan bantuan tahap II ini akan disalurkan, Dewa Adi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyusunan petunjuk teknis (juknis).

“Untuk BLT Rp 300 ribu Permendesnya baru kemarin kita terima, sekarang kita susun juknisnya untuk pencairan bulan Juli, Agustus dan September 2020,” ujarnya.

Terkait penerima BLT desa tahap II ini, Dewa Adi mengatakan, masih berpatokan pada data penerima di tahap I.

Namun jika terjadi perubahan, hal tersebut harus melalui Musdes.

Perubahan penerima ini, kata dia, bisa saja terjadi jika misalnya, penerima tahap pertama yang awalnya dia menerima karena kehilangan pekerjaan, tetapi saat ini ia sudah kembali bekerja.

Maka yang bersangkutan bisa diusulkan dalam Musdes, untuk dicoret dan diberikan pada masyarakat yang membutuhkan.

“Sesuai Permendes nomer 7 tahun 2020 bahwa keluarga penerima manfaat BLT Dana Desa mengikuti data penerima sebelumnya, kecuali dirubah melalui musyawarah desa khusus. Masalah penggantian penerima bantuan diputuskan dalam Musdes tentu saja dengan berbagai pertimbangan, misalnya dulu mereka kehilangan pekerjaan setelah tiga bulan berlalu mereka sudah bekerja kembali,” ujarnya. (*).

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved