Corona di Bali

IDAI Cabang Bali Harap Pemprov Tak Lupakan Pencegahan Covid-19 pada Anak

Di Bali, pasien positif Covid-19 tercatat tembus seribu angka, di antara ribuan itu 82 di antaranya merupakan anak-anak.

Pixabay
Ilustrasi anak pakai masker di tengah pandemi corona - 

Laporan Wartawan Tribun Bali M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di Bali, pasien positif Covid-19 tercatat tembus seribu angka, di antara ribuan itu 82 di antaranya merupakan anak-anak.

Oleh karena itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) cabang Bali meminta Pemerintah Provinsi Bali juga menaruh fokus pada kasus positif Covid-19 pada anak.

Hal itu disampaikan oleh Ketua IDAI Bali, I Gusti Lanang Sidiartha, ia menyebut anak-anak memang lebih rentan terkena virus ini jika dibandingkan dengan orang dewasa karena daya tahan tubuh anak yang lebih rendah dibanding orang dewasa.

"Kalau misalnya di sekitar ada yang positif terus dia melakukan kontak dengan si anak, resikonya akan sangat besar untuk tertular, makanya perlu perhatian khusus," ucapnya dikonfirmasi Tribun Bali, Senin (22/6/2020).

8 Warga Positif Covid-19, Desa Tegal Harum Denpasar Lakukan Rapid Test

10.866 Orang Masuk Bali Lewat Pelabuhan Gilimanuk Dua Hari Terakhir, Masih Didomimasi Sopir Logistik

Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 6 Orang, Sembuh 6 Orang

Menurutnya, hal utama yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan mengontrol penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah, menerapkan disiplin protokol kesehatan agar anak benar-benar bersih dan aman di lingkungan utamanya.

"Disiplin memakai masker, cuci tangan, jaga jarak itu harus dilakukan dengan ketat. Tidak mesti di luar rumah, tapi juga di dalam rumah. Jadi kalau nanti ada yang sakit itu bisa mencegah penularannya," sarannya.

Di samping itu, ia juga mengutarakan Pemprov Bali bisa membuat kebijakan dengan melarang orang tua membawa anak ke wilayah yang menjadi pusat penyebaran Covid-19.

Kinerja Menurun, Bupati Suwirta Mendadak Kumpulkan Satpol PP Klungkung

Hanya untuk Pedagang Tetap, Pedagang Lancuban di Pasar Galiran juga Berharap Bisa Rapid Test Gratis

"Solusinya tentu mengurangi membawa anak-anak ke tempat yang ramai, ya itu tempat yang sudah tercatat zona merah," urainya.

Ia juga mengungkapkan bahwa IDAI sudah menyebarkan teknis perawatan covid pada anak ke seluruh rumah sakit rujukan di Bali.

Ia pun menilai sejauh ini seluruh prosedur itu sudah diterapkan dengan baik di semua rumah sakit rujukan COVID-19 di Bali. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved