Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Sekda Dewa Indra Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Massal bagi Pedagang di Pasar Galiran Klungkung

Pasar Umum Galiran di Kabupaten Klungkung, Bali, ditutup selama tiga hari, yakni dari 22 sampai 24 Juni 2020.

Tayang:
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dokumentasi Pemprov Bali
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra meninjau pelaksanaan rapid test massal bagi pedagang yang berjualan di Pasar Umum Galiran, Selasa (23/6/2020). Saat melakukan peninjauan, Sekda Dewa Indra didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya dan Sekda Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pasar Umum Galiran di Kabupaten Klungkung, Bali, ditutup selama tiga hari, yakni dari 22 sampai 24 Juni 2020.

Penutupan pasar tersebut dilakukan guna memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang belakangan semakin meningkat.

Selama dilakukan penutupan, pasar akan dibersihkan dan disemprotkan disinfektan secara menyeluruh, termasuk juga melengkapi sarana tempat cuci tangan dan infrastruktur penunjang lainnya.

Para pedagang juga menjalani rapid test secara bergilir di Terminal Semarapura.

PDAM Denpasar Berikan Diskon 50 Persen untuk Pemasangan Sambungan Rumah Tangga Baru, Mulai 1 Juli

Tips Membuat Kuah Bakso  Gurih Ala Pedagang, Coba Praktikkan di Rumah Yuk

BREAKING NEWS - Gianyar Tambah 10 Kasus Positif Covid-19

Sementara pedagang tidak tetap dan berasal dari luar daerah melakukan rapid test di wilayahnya masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra meninjau pelaksanaan rapid test massal bagi pedagang yang berjualan di Pasar Umum Galiran tersebut.

Saat melakukan peninjauan, Sekda Dewa Indra didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya dan Sekda Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra.

“Kami bersama melihat langsung pelaksanaan rapid test massal untuk para pedagang, karena kita tahu Pasar Galiran saat ini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” kata Sekda Dewa Indra dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali, Selasa (23/6/2020) siang.

Sekda Dewa Indra menjelaskan, berdasarkan data terbaru sudah sebanyak 32 orang yang terpapar akibat penyebaran Covid-19 di Pasar Umum Galiran.

Oleh karena itu, pihaknya dari provinsi mendukung kebijakan Kabupaten Klungkung untuk melakukan tracing yang lebih masif.

"Untuk itu sejak kemarin seluruh pedagang yang ada di pasar ini yang jumlahnya lebih dari 1.700 orang harus menjalani rapid test. Ini sangat penting untuk pemeriksaan awal yang bersangkutan terindikasi Covid-19 atau tidak,” kata Dewa Indra yang juga sebagai Ketua harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali ini.

Dirinya menambahkan, pedagang yang hasil rapid test-nya reaktif akan segera dilanjutkan dengan pengambilan swab dengan uji polymerase chain reaction (PCR) untuk memastikan benar tidaknya terinfeksi Covid-19.

“Jadi langkah (rapid test massal) ini sangat baik dan terus kita dukung. Dan jika ada yang hasilnya positif setelah uji swab kita akan rawat di karantina Provinsi Bali,” sebutnya.

Menurut Dewa Indra, kebijakan untuk melakukan tracing melalui rapid test massif sebagai langkah yang diambil untuk mendapatkan angka penularan yang pasti di lapangan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved