Tips Sehat untuk Anda
Tips Mengurangi Kecanduan Gadget pada Anak
Kecanduan bermain gadget bisa mengganggu tumbuh kembang anak, begini tips mengurangi kecanduan gadget pada anak
TRIBUN-BALI.COM - Anak-anak zaman sekarang lebih suka menghabiskan waktunya dengan bermain gadget, ketimbang pergi ke luar rumah untuk bermain dengan teman-teman sebayanya.
Gadget memang teknologi yang baik untuk digunakan jika dalam porsi yang tepat, tidak berlebihan, dan jika anak menggunakannya di bawah pengawasan orangtua.
Sayangnya, ketika sudah bermain gadget, anak menjadi terpaku dengan layar dan perhatiannya sulit teralihkan.
Orangtua pun sering kali terlalu lama memberikan waktu untuk anak bermain gadget.
Hal ini bisa berakibat pada kecanduan gadget.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial dr Catharine Mayung Sambo, Sp A (K) menyatakan, kecanduan bermain gadget bisa mengganggu tumbuh kembang anak.
"Kalau nonton (gadget) terus, maka jadi duduk terus, input untuk belajar bergerak juga jadi berkurang, secara otot dan tulang juga kurang banyak terstimulasi," ujarnya dalam webinar RSPI: Pertumbuhan & Perkembangan Balita, Rabu (24/6/2020).
Dokter Catharine menyatakan, jika anak sudah sangat terbiasa dengan gadget, maka yang bisa dilakukan orangtua adalah memberikan masa transisi.
"Orangtua perlu melakukan transisi, mengoreksi apa yang sudah terlanjur terjadi menuju kebiasaan yang jauh lebih baik," tambahnya.
Masa transisi dilakukan dengan mengurangi waktu penggunaan gadget pada anak.
Sebab, jika kebiasaan bermain gadget tiba-tiba diberhentikan secara total, maka anak akan merasa kebingungan.
Mengurangi kebiasaan terhadap gadget akan lebih baik jika dilakukan dengan menyediakan ruangan yang khusus untuk anak bermain gadget di sana.
Penggunaannya juga dibatasi dengan orangtua menentukan berapa lama anak bisa menggunakan gadget.
"Saat bermain gadget ya di ruang itu saja dan di jam sekian sampai jam sekian. Di luar dari itu, keluarlah dan lakukan aktivitas yang lain. Ini lakukan secara konsisten," katanya.
Setelah anak mampu mengurangi penggunaan gadget; orangtua bisa menjadwalkan jam di mana anak melakukan aktivitas lainnya seiring pertambahan usianya.