Corona di Bali

81 Pedagang di Pemogan Denpasar Di-rapid Test, Satu Orang Reaktif

Desa Pemogan Denpasar mengantisipasi terjadinya klaster pasar terkait penyebaran Covid-19 dengan menggelar rapid test

Desa Pemogan
Pelaksanaan rapid test untuk pedagang di Pemogan, Denpasar, Bali, Sabtu (27/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Bali, mengantisipasi terjadinya klaster pasar terkait penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan menggelar dua sesi rapid test kepada pedagang Pasar Windu Boga, Desa Pemogan.

Pada pada hari Jumat (26/6/2020) kemarin, sebanyak 33 pedagang di-rapid test, hasilnya 1 orang reaktif dan sudah diambil tindakan selanjutnya yaitu langsung swab test.

Sementara pada Sabtu (27/6/2020) pagi, kembali digelar rapid test lanjutan kepada 48 pedagang Pasar Windu Boga, Desa Pemogan dengan hasil tes menunjukkan semuanya non reaktif.

Perbekel Desa Pemogan, Made Suwirya mengatakan, palaksanaan rapid test sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona di pasar rakyat, karena belakangan ini banyak pedagang di pasar rakyat yang terpapar Covid 19.

Ia berharap dengan pelaksanaan rapid test ini, dan hasilnya sudah diketahui para pedagang serta pengunjung tidak merasa waswas lagi ke pasar, dan masyarakat pada umumnya ke depannya lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang telah dianjurkan pemerintah melalui sosialisasi protokol kesehatan dan program strategis terus menerus," ujar Made Suwirya.

Di tempat terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan program strategis dilakukan Pemkot Denpasar bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yaitu dengan sosialisasi protokol kesehatan serta melakukan tes, baik rapid test maupun swab test berbasis PCR.

"Selain itu juga membantu masyarakat terdampak Covid-19, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan berbagai bantuan baik sembako, BLT maupun APD," ujar Dewa Rai.

(*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved