Corona di Bali

Total Insentif Pelaksanaan PKM Bagi Banjar di Denpasar Rp 2.5 Miliar

Sebanyak 10 orang Satgas Gotong Royong di setiap banjar yang melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) mendapat insentif dari Pemkot Denpasar

Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan PKM di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sebanyak 10 orang Satgas Gotong Royong di setiap banjar yang melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) mendapat insentif dari Pemkot Denpasar.

Adapun besaran insentif tersebut yakni Rp 600 ribu per orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai yang dikonfirmasi Sabtu (27/6/2020) siang mengatakan, untuk penerima insentif tersebut diatur masing-masing banjar.

Yang menerima bisa gabungan pecalang dan linmas ataupun pecalang saja yang berjaga di masing-masing posko.

4 Arti Mimpi Memberi Makan Burung, Sering Dikaitkan dengan Pertanda Baik

Jepang Curigai Ada Pergerakan Aneh di Korea Utara, Ini Yang Terlihat Pada Kim Jong Un

Terapkan PKM, Kelurahan Sumerta Data 74 Orang Penduduk Non Permanen

"Itu tergantung pengaturannya oleh masing-masing satgas. Intinya yang bertugas dapat sebanyak 10 orang per banjar," kata Dewa Rai.

Dewa Rai mengatakan, jumlah banjar yang diberikan insentif ini yakni 418 banjar.

Sehingga total anggaran untuk pemberian insentif ini yakni Rp 2.508.000.000.

Pemberian insentif ini hanya diberikan sekali dengan hitungan satu bulan.

"Hanya diberikan sebulan saja. Setelahnya masing-masing banjar melaksanakan pengawasan mandiri," kata Dewa Rai.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved