BFI Finance Bagikan Dividen Kepada Pemegang Saham
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance), akan membagikan dividen sebanyak Rp180 miliar
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance), akan membagikan dividen sebanyak Rp180 miliar atau sebesar Rp12,00 per lembar saham, yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per 9 Juli 2020.
Dividen ini dibayarkan pada 29 Juli 2020.
Pengumuman dividen ini, disampaikan Perseroan pada acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSTLB).
Yang berlokasi di kantor pusat BFI Finance di Tangerang Selatan.
• Ini yang Dilakukan Zodiak Jika Sedang Jatuh Cinta, Cancer Jadi Pandai Cari Alasan Agar Bisa Dekat
• Aksi Bagi-Bagi Sembako di Jalan WR Supratman Denpasar Diserbu Warga
• 3 Zodiak Ini Bernasib Baik di Bulan Juli 2020, Akan Bersinar dengan Terang
RUPSTLB kali ini dilaksanakan dengan format digital melalui aplikasi zoom meeting, dengan protokol kesehatan yang ketat.
“Kami mengakui 2019 lalu, adalah tahun yang tidak mudah bagi industri pembiayaan yang juga berdampak pada kinerja bisnis BFI Finance,” kata Sudjono, Finance Director & Corporate Secretary BFI Finance, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Selasa (30/6/2020).
Namun, kata dia, perusahaan berhasil melewati rintangan dengan performa bisnis yang apik dan tetap membagikan dividen.
“Sebagai bentuk nyata komitmen kami atas dukungan para investor selama ini,” ujarnya.
Jumlah dividen yang dibagikan tersebut, sekitar 25 persen dari laba bersih 2019 sebesar Rp712 miliar.
Sisa laba bersih tahun buku 2019, setelah penyisihan untuk cadangan sebesar Rp 5 miliar, akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perusahaan.
Selain pembagian dividen, agenda RUPSTLB perusahaan juga pengesahan laporan keuangan perusahaan 2019 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik “Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan” dengan opini audit “Wajar Tanpa Modifikasian”, dan mengesahkan laporan tugas pengawasan dewan komisaris perusahaan.
Perseroan berhasil menutup tahun buku 2019, dengan pertumbuhan total pendapatan sebesar Rp 5,2 triliun atau naik 4,4 persen dari pendapatan 2018, serta mempertahankan Non-Performing Financing (NPF) di angka 0,85 persen.
Kinerja positif ini, berlanjut hingga kuartal I/2020 dengan mencetak pembiayaan baru sebesar Rp4,0 triliun, atau naik 20,7 persen year-on-year (yoy).
Kendati demikian, BFI Finance tak menutup mata atas terjadinya kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-rupstlb-pt-bfi-finance-indonesia-tbk.jpg)