Aksi Bagi-Bagi Sembako di Jalan WR Supratman Denpasar Diserbu Warga

sebelum acara bagi sembako itu dimulai, sejumlah warga sudah berkumpul dengan antre berjejer di atas trotoar.

Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Acara bagi-bagi sembako di Jl WR Supratman, Denpasar, Selasa (30/6/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Aksi bagi-bagi sembako kembali digelar oleh sahabat Gendo Law Office (GLO).

Kali ini, aksi bagi-bagi ratusan paket sayur dan nasi bungkus di bagikan di Jl WR Supratman, tepatnya di depan Rumah Budaya Penggak Men Mersi, Kesiman, Denpasar, Selasa (30/6/2020) pukul 16.10 wita

Pantauan Tribun Bali, sebelum acara bagi sembako itu dimulai, sejumlah warga sudah berkumpul dengan antre berjejer di atas trotoar.

Sembako dibagikan, warga pun berduyun-duyun mengambil sembako tersebut.

Saat Ini Hanya 7 Negara di Dunia yang Masih Gunakan Bensin Premium, Salah Satunya Indonesia

Mesin Mobil Kepanasan atau Overheat Hingga Jadi Mogok? Begini Gejala dan Cara Mengatasinya

Unud Siap Laksanakan UTBK-SBMPTN 2020 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Satu persatu pengendara yang melintas di Jalan WR Supratman pun ikut mengambil paket sayur dan nasi bungkus yang dibagikan. 

Kurang dari satu jam, ratusan sembako itu ludes.

I Wayan Gendo Suardana ditemui di lokasi mengatakan, untuk acara bagi sembako kali ini mereka menyiapkan 300 lebih paket sayur dan 300 lebih nasi bungkus.

Acara bagi-bagi sembako ini, kata Gendo, merupakan kali ketiga yang telah diadakan sejak pandemi covid 19 ini.

"Ini usulan dari para client atau sahabat gendo law office untuk membuat acara bagi-bagi, terus mereka nyumbang, ada yang nyumbang barang ada yang nyumbang uang," kata Gendo

Pria yang juga koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa ini berharap pemerintah lebih serius untuk menanganai pandemi dan lebih menggencarkan pemberian  bantuan untuk warga yang membutuhkan.

"Sebetulnya kan ini penanda krisis gitu kan, situasi kita susah makan, krisis, harapannya pemerintah lebih serius , karena kan kemampuan kita tidak seberapa, tapi harusnya pemerintah yg punya anggaran lebih  itu bisa menyikapi krisis ini," ujar pria asal Padang Tegal, Ubud, Gianyar itu.(*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved