Kembangkan Diri lewat Berjalan Kaki, Gimana Caranya?
Jalan kaki memang kegiatan yang sederhana, tapi di baliknya ada segudang manfaat untuk kesehatan. Tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga mental.
Alih-alih terus tenggelam dalam kekhwatiran tentang bagaimana melalui hari, cobalah "melihat" dari bentuk awan-awan yang artistik, sela pepohonan yang simetris, dan lainnya.
Secara tak terduga, mungkin perspektif baru itu bisa membuatmu berkomitmen terhadap perubahan dalam hidupmu.
4. Terinspirasi dari orang lain
Sambil berjalan, lihatlah orang-orang di sekitarmu.
Mungkin beberapa dari mata mereka akan bertemu denganmu.
Cobalah mengamati lebih dalam bagaimana mereka berpakaian, bergerak dan berperilaku.
Apakah itu membuatmu ingin mengubah sesuatu tentang dirimu?
Membuatmu ingin lebih berinteraksi atau ingin mengurangi interaksi dengan orang lain?
Melihat kondisi berbeda dari orang lain, misalnya, akan mengasah kemampuan kita untuk lebih mudah menghakimi atau justru lebih egaliter?
5. Lebih mengaktifkan panca indera
Ketika berjalan, apa yang kamu rasakan ketika melihat dengan lebih berhati-hati? Mulai dari bunga-bungaan, binatang, hingga langit biru. Apa yang kamu dengar?
Apakah itu semua membuatmu lebih tenang atau justru terancam?
Apa yang kamu cium? Apakah bau asap atau wangi bunga?
Apa yang kamu rasakan ketika merangsang panca inderamu lebih dalam? Mungkin itu semua memicu pandangan-pandangan baru dalam hidupmu.
6. Membersihkan pikiran
Terkadang, berjalan sambil membersihkan pikiran bisa sangat restoratif, bahkan membawa relaksasi yang dibutuhkan untuk perkembangan diri.
Hal ini akan berdampak pada diri yang lebih baik, atau bahkan membawa sebuah kebahagiaan sederhana. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalan Kaki Bisa Jadi Alat Kembangkan Diri, Bagaimana Caranya?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-jalan-kaki_20160117_122958.jpg)