Breaking News:

Pengacara Tolak Dakwaan Jaksa Terkait 3 Pimpinan Sunda Empire, Begini Alasannya

Sidang kasus tiga terdakwa pimpinan Sunda Empire memasuki babak baru. Misbahul Huda, pengacara terdakwa Ki Ageng Ranggasasana mengajukan keberatan

KOMPAS.COM/AGIE PERMADI
Tampak layar ponsel dan televisi di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, tengah memperlihatkan tiga petinggi Sunda Empire yang berada di Tahanan Polda Jabar. Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaa tiga terdakwa ini dilakukan secara virtual, Kamis (18/6/2020). 

Penyampaian materi juga dilakukan di dalam sebuah forum, bukan di depan khalayak umum atau kepada masyarakat.

Menurut Huda, kliennya sama sekali tidak memiliki peran dalam hal penyebaran atau penyiaran foto maupun video saat memberikan materi.

Bahkan tidak menyiarkan hasil foto dan video materi dalam acara pertemuan tersebut.

"Bahwa dikarenakan terdakwa tidak memiliki peran dalam hal penyebaran atau penyiaran foto maupun video saat memberikan materi, maka sudah sepatutnya dakwaan terkait pasal tersebut tidak dapat diterima dan keliru," kata Huda.

Huda mengatakan, jaksa menilai bahwa beredarnya video orasi terdakwa Ki Ageng Ranggasasana saat menyampaikan materi di dalam acara pertemuan pengurus Sunda Empire telah menimbulkan keonaran di masyarakat, khususnya di masyarakat Sunda.

Menurut Huda, unsur keonaran yang dimaksud jaksa itu tidak terpenuhi.

"Bahwa akibat perbuatan yang dilakukan terdakwa tidak memenuhi unsur 'keonaran' sebagaimana yang dijelaskan dalam penjelasan Pasal 14 dan 15 KUHP, maka sudah sepatutnya dakwaan terkait pasal tersebut tidak dapat diterima," kata Huda.

Menurut Huda, pasal-pasal yang digunakan jaksa dalam surat dakwaan tidak tepat apabila digunakan untuk mempersoalkan perbuatan dan akibat perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa.

"Dengan demikian perbuatan yang dilakukan terdakwa tidak memenuhi unsur pidana yang didakwakan atau bukanlah suatu tindak pidana.

Maka dakwaan terkait dengan pasal tersebut tidak dapat diterima atau keliru," kata Huda.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengacara Petinggi Sunda Empire Tolak Dakwaan Jaksa, Ini Alasannya", 

( Agie Permadi)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved